Salah satu penulis yg zero error saat menulis naskah (novel) nya setahu saya: mbak Dee Lestari Bandung. Top markotop! Abah kalah soal ini. Maaf Bah.

Agus Suryonegoro III – 阿古斯·苏约诺

BUKU METODE JAKARTA,

CERITA TENTANG APA?

Di CHDI hari ini ada komentar pilihan tulisan bu Guru Ima yang mengutip dialog antara Obama dan ayah tirinya dari buku The Jakarta Method.

Buku karya Vincent Bevins itu isinya menggambarkan pola Indonesia 1965 yang dijadikan model oleh AS.

Setelah Gerakan 30 September 1965, terjadi pembunuhan massal terhadap orang-orang yang dituduh terkait komunis.

Skala korban besar. Angkanya masih diperdebatkan, tapi jelas ratusan ribu.

Bevins menunjukkan, konteksnya adalah Perang Dingin.

Amerika Serikat dan sekutunya melihat Indonesia sebagai medan penting. Ada dukungan politik, intelijen, dan informasi kepada pihak anti-komunis.

Namun detail keterlibatan langsung tetap jadi perdebatan di kalangan sejarawan.

Istilah “Jakarta” kemudian muncul sebagai simbol.

Di Brasil, Chili, hingga Guatemala, pola penumpasan kiri sering merujuk—secara eksplisit maupun implisit—pada “model Indonesia” itu.

Tidak selalu identik, tapi inspirasinya terasa.

Kekuatan buku ini ada pada kombinasi arsip dan kisah manusia.

Ia tidak berlebihan, tapi juga tidak menutup luka. Kesimpulannya tenang, tapi mengganggu. Dunia pasca-Perang Dingin, kata Bevins, tidak netral.

Ia dibentuk oleh kemenangan satu kubu, dengan ongkos kemanusiaan yang panjang bayangan traumanya..

Johannes Kitono

Adiksi Kuasa.

Ini adalah penyakit yang sedang diderita Donald Trump. Siapapun di serangnya untuk menunjukkan Kekuasaannya. Paus Leo XIV, Pemimpin tertinggi umat Katholik juga dimusuhinya. Menuduh bahwa Paus kelahiran Chicago itu setuju bahwa Iran memiliki bom Nuklir. Dan para politisi pendukungnya mengatakan bahwa Perang yang dilakukan terhadap Iran adalah Perang Suci. Tentu itu bertentangan dengan Vatikan yang selalu menyerukan Perdamaian didunia. Dengan tegas Paus Leo mengatakan : Saya Tidak Takut pada pemerintahan Trump. Dengan senyuman yang khas beliau mengatakan. Bahwa Tuhan tidak akan mendengarkan doa dari orang yang tangannya penuh dengan darah. Tentunya maksudnya Donald Trump. Kejatuhan Donald Trump tinggal menghitung hari. Now 55 % penganut agama Katholik yang dulu memilihnya pasti kecewa. Ada jalan bagi Donald Trump untuk menghindari kost di penjara. Harus segera masuk ke Lembaga Rehabilitasi untuk mengobati Adiksi Kuasanya. Semoga Semuanya Hidup Berbahagia.