finnews.id – Persija Jakarta membuat gebrakan besar menjelang bergulirnya musim kompetisi 2026/2027. Manajemen Macan Kemayoran secara resmi memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai juru taktik baru mereka. Pengumuman monumental ini sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depan kursi kepelatihan tim ibu kota.

Manajemen menggelar acara pengenalan nakhoda baru tersebut di Jakarta International Stadium (JIS) pada Senin 8 Juni 2026 siang WIB. Presiden Klub Persija Jakarta, Mohammad Prapanca, memimpin langsung jajaran pengurus klub yang hadir dalam agenda krusial ini.

Kehadiran Shin Tae-yong tentu membawa angin segar sekaligus ekspektasi tinggi bagi para pendukung setia Persija, Jakmania. Pelatih asal Korea Selatan tersebut kini memikul tugas berat untuk mengembalikan kejayaan Macan Kemayoran di kancah sepak bola nasional.

Sebelum pengumuman resmi ini memanas, jagat media sosial sudah lebih dulu bergejolak. Netizen dan pencinta sepak bola tanah air mencium rumor kedatangan pelatih yang akrab dengan sapaan ‘STY’ tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Indikasi kuat terlihat saat kolom komentar unggahan akun Instagram resmi Persija mendadak penuh dengan nama Shin Tae-yong. Tidak hanya itu, akun media sosial pribadi sang pelatih juga mendapat serbuan senada dari para suporter. Kini, teka-teki tersebut terjawab sudah setelah manajemen secara resmi memperkenalkan STY untuk menukangi Rizky Ridho dan kawan-kawan.

Melalui sebuah tayangan video teatrikal yang apik, Persija menampilkan sosok Shin Tae-yong sebagai arsitek anyar mereka. Mantan pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu tampil gagah dan berwibawa dengan balutan jas hitam formal dalam video perkenalannya.

Proses Panjang dan Target Tinggi Macan Kemayoran

Presiden Klub Persija, Mohammad Prapanca, membeberkan bahwa proses perekrutan pelatih berkelas dunia ini memakan waktu yang tidak sebentar. Manajemen bahkan sudah bergerak sejak kompetisi musim lalu masih menyisakan beberapa pertandingan.

“Prosesnya sangat panjang. Pada pekan ke-25 atau ke-27 musim lalu, kami sudah melakukan diskusi yang cukup intens di internal klub,” ujar Prapanca kepada awak media di JIS.