finnews.id – Perhelatan akbar Piala Dunia 2026 kini hanya tinggal menghitung hari. Seluruh tim kontestan sedang sibuk mematangkan strategi demi mempertontonkan performa terbaik sekaligus memperebutkan trofi paling prestisius di jagat sepak bola.
Namun, persaingan ternyata tidak hanya terjadi di atas lapangan hijau, melainkan juga dalam nilai kontrak para juru taktik yang menukangi tim nasional tersebut.
Ambisi besar untuk meraih kejayaan di level dunia mendorong berbagai asosiasi sepak bola nasional berani menggelontorkan dana fantastis. Mereka bersedia membayar mahal jasa pelatih kenamaan demi memastikan tim mereka tampil sebagai juara. Dalam daftar pelatih dengan bayaran tertinggi tahun ini, Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) muncul sebagai pihak yang paling royal.
Mengutip laporan dari AS Diario, Timnas Brasil menempatkan Carlo Ancelotti sebagai pelatih dengan bayaran paling tinggi di Piala Dunia 2026. Pelatih yang akrab dengan sapaan Don Carlo ini menerima upah sebesar 11,3 juta dolar AS atau setara dengan Rp203 miliar per tahun.
Angka fantastis ini mencerminkan betapa besarnya harapan publik Brasil kepada mantan pelatih Real Madrid tersebut. Brasil tentu ingin mengakhiri paceklik gelar juara dunia mereka yang sudah bertahan selama lebih dari dua dekade, dan Ancelotti menjadi tumpuan utama untuk mewujudkan ambisi tersebut.
Posisi kedua pelatih termahal ditempati oleh juru taktik Timnas Jerman, Julian Nagelsmann. Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) mengontrak pelatih muda berbakat ini dengan bayaran mencapai 7,9 juta dolar AS atau sekitar Rp141 miliar.
Setelah kegagalan di beberapa turnamen besar terakhir, Jerman berupaya membangkitkan kembali mentalitas juara mereka di bawah asuhan Nagelsmann. Investasi besar pada gaji Nagelsmann menjadi bukti bahwa Jerman sangat serius ingin kembali ke jajaran elit sepak bola dunia.
Amerika Serikat, yang bertindak sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, juga tidak mau kalah dalam urusan menggaji pelatih. Mereka rela merogoh kocek dalam-dalam untuk membayar jasa mantan manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino.