finnews.id – Prancis bersiap menjamu Irlandia Utara dalam pertandingan persahabatan di Stadion Pierre-Mauroy pada Selasa, 9 Juni 2026, pukul 02.10 WIB.
Laga ini menjadi panggung uji coba terakhir bagi skuad Les Bleus sebelum mereka bertolak menuju putaran final Piala Dunia FIFA 2026.
Laga pemanasan ini krusial bagi Prancis yang baru saja menelan kekalahan mengejutkan 1-2 dari Pantai Gading.
Sebaliknya, Irlandia Utara datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah sukses menumbangkan Guinea di Cadiz.
Dominasi Les Bleus dan Status Favorit Juara
Prancis melangkah ke Piala Dunia musim panas ini di Amerika Utara dengan status juara Grup D kualifikasi zona Eropa, hasil dari lima kemenangan dan satu kali imbang.
Di bawah asuhan Didier Deschamps, tim yang kini memuncaki peringkat FIFA tersebut dijagokan sebagai kandidat kuat juara untuk menebus kegagalan mereka di final tahun 2022 lalu dari Argentina.
Secara performa keseluruhan, Prancis sebenarnya sedang dalam tren positif dengan memenangkan delapan dari sepuluh laga terakhir.
Satu-satunya kekalahan didapat saat Deschamps menurunkan banyak pemain pelapis melawan Pantai Gading.
Selain itu, catatan sejarah juga berpihak pada Prancis; mereka selalu menang dalam tiga pertemuan terdahulu melawan Irlandia Utara dengan agresivitas gol sembilan berbanding satu.
Dilema Regenerasi Irlandia Utara
Di kubu tim tamu, impian Irlandia Utara untuk tampil di Piala Dunia sejak terakhir kali pada tahun 1986 harus kandas di babak playoff setelah ditekuk Italia 0-2.
Kendati demikian, pelatih Michael ONeill punya alasan untuk tetap optimistis.
Skuad Green and White Army saat ini dihuni oleh deretan talenta muda, terbukti dari rata-rata usia pemain yang diturunkan kontra Guinea hanya 22,1 tahun.
Setelah berhasil promosi ke kasta kedua UEFA Nations League, laga kontra raksasa sekelas Prancis ini akan menjadi tolok ukur penting sebelum mereka menghadapi tantangan berat melawan Hungaria, Ukraina, dan Georgia pada September mendatang.
Rotasi Pemain dan Prediksi Skuad
Deschamps tampaknya akan menyimpan beberapa pilar utama, termasuk William Saliba dan lima pemain Paris Saint-Germain yang baru saja tampil di final Liga Champions UEFA.