finnews.id – Harga emas dunia kembali menunjukkan taringnya di tengah tekanan pasar global. Kenaikan ini terjadi saat dolar AS melemah dan harga minyak mulai turun. Namun, di balik penguatan tersebut, tren bulanan justru masih mencatatkan pelemahan.
Emas Menguat, Tapi Masih Tertekan Secara Bulanan
Pada perdagangan Kamis, harga emas spot melonjak 1,7 persen ke level USD4.618,67 per ons. Sebelumnya, emas sempat menyentuh titik terendah dalam satu bulan pada sesi Rabu. Sementara itu, kontrak emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Juni ditutup naik 1,5 persen menjadi USD4.629,60 per ons.
Kenaikan ini terjadi di tengah kombinasi pelemahan dolar AS dan turunnya harga minyak dunia. Kondisi tersebut membuat emas lebih terjangkau bagi investor global dan mendorong minat beli dalam jangka pendek.
Pelemahan Dolar Jadi Pemicu Utama
Dolar AS mengalami tekanan setelah Jepang melakukan intervensi untuk memperkuat yen. Langkah ini menjadi yang pertama dalam hampir dua tahun terakhir dan langsung berdampak pada pasar global. Ketika dolar melemah, harga komoditas seperti emas cenderung naik karena menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.
Di sisi lain, harga minyak yang sempat menyentuh level tertinggi dalam empat tahun mulai turun. Penurunan ini meredakan kekhawatiran inflasi, meski risiko tetap ada.
Inflasi dan Suku Bunga Masih Jadi Bayang-bayang
Meski harga emas naik, tekanan dari inflasi dan kebijakan suku bunga masih membatasi pergerakan. Data menunjukkan indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Amerika Serikat naik 0,7 persen pada Maret, menjadi kenaikan tertinggi sejak Juni 2022.
The Fed memilih menahan suku bunga, tetapi tetap mengingatkan soal tekanan inflasi yang meningkat. Sikap serupa juga diambil Bank of England yang membuka peluang kenaikan suku bunga lebih agresif akibat dampak konflik Iran.
Kondisi ini membuat emas kehilangan sebagian daya tariknya. Saat suku bunga tinggi, investor cenderung beralih ke instrumen yang memberikan imbal hasil lebih pasti.
Prospek Emas: Jangka Pendek Tertekan, Jangka Panjang Menarik
Secara bulanan, harga emas tercatat turun lebih dari 1 persen sepanjang April. Ini menjadi penurunan kedua secara berturut-turut.
- alasan investor beli emas saat dolar melemah
- dampak suku bunga terhadap harga emas global
- Dolar AS
- emas dunia
- Harga Emas
- harga emas hari ini naik karena dolar melemah
- harga minyak
- Headline
- hubungan inflasi dan harga emas dunia
- Inflasi Global
- Konflik Iran
- Logam Mulia
- pasar global
- pengaruh konflik Iran terhadap pasar emas
- penyebab harga emas turun bulanan April
- prediksi harga emas jangka panjang safe haven
- prospek harga emas 2026 menurut analis
- safe haven
- Suku Bunga The Fed