Home Nasional Target Ekonomi 8% di Jakarta Dinilai Berat, Pramono Soroti Tekanan Global dan Iklim
Nasional

Target Ekonomi 8% di Jakarta Dinilai Berat, Pramono Soroti Tekanan Global dan Iklim

Bagikan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (Dokumen Istimewa)
Bagikan

finnews.id – Upaya mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen di Jakarta bukan perkara sederhana, terdapat beberapa penyebab yang kini tengah disoroti.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan, terdapat sejumlah tantangan yang berpotensi menghambat laju ekonomi ibu kota dalam beberapa tahun ke depan.

“Walaupun dalam kondisi sekarang ini tentunya tidak gampang, pasti akan struggling akan berat sekali. Tapi apa pun, Pemerintah DKI Jakarta itu harus mengikuti apa yang menjadi arahan dari pemerintah pusat,” ungkap Pramono Anung.

Tekanan Global Jadi Ancaman Nyata

Salah satu faktor utama yang menjadi perhatian adalah, kondisi geopolitik dunia yang belum stabil.

Konflik antarnegara, termasuk yang melibatkan kekuatan besar, dinilai dapat berdampak langsung pada perekonomian, terutama melalui kenaikan harga energi serta terganggunya rantai pasok global.

Situasi ini membuat perencanaan ekonomi daerah menjadi semakin kompleks, karena gejolak eksternal bisa memengaruhi sektor-sektor strategis di Jakarta.

Ancaman Iklim : El Nino

Selain faktor global, perubahan iklim juga menjadi tantangan serius. Fenomena El Nino diperkirakan terjadi dalam beberapa bulan ke depan, berpotensi memengaruhi berbagai aktivitas ekonomi.

Gangguan cuaca ekstrem dapat berdampak pada distribusi pangan, inflasi, hingga produktivitas sektor tertentu, sehingga perlu diantisipasi sejak dini.

Peran Strategis Jakarta dalam Ekonomi Nasional

Sebagai pusat ekonomi nasional, kontribusi Jakarta terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai lebih dari 16 persen.

Hal ini membuat kebijakan ekonomi di Jakarta memiliki dampak luas, terhadap kondisi ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

“Artinya apa? Artinya bahwa dua tekanan ini cepat atau lambat pasti akan mempengaruhi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” jelasnya.

Karena itu, pengelolaan ekonomi daerah harus dilakukan dengan cermat agar tetap stabil di tengah tekanan global dan perubahan iklim.

Langkah Antisipasi Pemerintah

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan

telah menyiapkan berbagai strategi, untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap berada pada jalurnya.

Melalui forum perencanaan pembangunan daerah, pemerintah mulai merumuskan kebijakan yang selaras dengan target nasional yang dicanangkan oleh Prabowo Subianto, termasuk target pertumbuhan ekonomi tinggi hingga 2029.

Fokus utama diarahkan pada kesiapan menghadapi ketidakpastian global, sekaligus meminimalkan dampak perubahan iklim yang ada di Jakarta

Bagikan
Artikel Terkait
Nasional

TMII Rayakan 51 Tahun dengan Festival Budaya Besar Tanpa Henti

finnews.id – Memasuki usia ke-51, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menggelar rangkaian...

Nasional

Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam, Bahlil: Mengikuti Mekanisme Pasar

finnews.id – Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil...

Nasional

Ekspor CPO Indonesia Menguat: Strategi Hilirisasi Perkokoh Posisi Raja Sawit Dunia

finnews.id – Kabar membanggakan datang dari sektor perkebunan tanah air. Menteri Pertanian...

Nasional

Tembus Pasar China, Barantin Lepas Ekspor 459 Ton Durian Beku Asal Sulteng

finnews.id – Kabar membanggakan datang dari sektor hortikultura Indonesia. Badan Karantina Indonesia...