Home News Anggota DPR Desak Aparat Usut Tuntas Kasus Kematian Anggota TNI yang Diduga Dianiaya Senior
News

Anggota DPR Desak Aparat Usut Tuntas Kasus Kematian Anggota TNI yang Diduga Dianiaya Senior

Bagikan
anggota TNI Prada Lucky Namo meninggal dianiaya senior (Antara)
Bagikan

finnews.id- Anggota DPR RI Komisi III Benny Kabur Harman mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus kematian anggota TNI Prada Lucky Namo yang diduga dianiaya seniornya.

Kalau bisa penyebab kematiannya diusut secara tuntas sebab-sebab kematian anggota TNI itu,” kata anggota Komisi III DPR RI Benny Kabur Harman, dilansir dari Antar Jumat, 8 Agustus 2025.

Prada Lucky Namo merupakan anggota TNI yang baru resmi menjadi TNI AD selama dua bulan.

Benny mengatakan proses hukum terhadap para pelaku harus dilakukan secara objektif, akuntabel sert adil untuk memberikan rasa adil bagi keluarga Prada Lucky.

Siapapun yang terlibat harus diusut tuntas.Kita harapkan hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi kedepannya,” ujar dia.

Sementara itu Anggota Komisi I DPR RI Dapil NTT II, Gavriel Putranto Novanto juga menilai peristiwa kematian Prada Lucky diduga akibat penganiyaan oleh seniornya adalah tamparan keras bagi militer di NTT.

Menurut saya keadilan harus ditegakan, dan tidak boleh kompromi,” ujar dia.

Gavriel Novanto menekankan bahwa tindakan kekerasan dalam tubuh militer adalah praktik yang tidak dapat ditoleransi, terlebih ketika berujung pada hilangnya nyawa seorang prajurit muda yang baru saja mengabdikan diri kepada negara.

Dia juga menegaskan siapapun pelakunya wajib diproses hukum dan terbuka bagi umum.

Almarhum Prada Lucky Namo merupakan anggota TNI yang baru menjadi anggota TNI selama dua bulan. Usai sah menjadi anggota TNI dia langsung ditempatkan di Batalion Pembangunan 843.

Batalion itu merupakan Batalion yang baru mendarat di daerah itu kurang lebih satu bulan untuk membantu pembangunan masyarakat di daerah tersebut.

Dari sejumlah foto dan video yang beredar, tubuh Prada Lucky dipenuhi dengan sejumlah Lebam dan memar di tubuhnya.

Tak hanya itu sejumlah luka seperti tusukan, di kaki, dan juga di belakang tubuhnya.

Korban sempat dilarikan ke RS Unit Perawatan Intensif (ICU) RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo untuk perawatan intensif namun kemudian dinyatakan meninggal dunia pada Rabu 6 Agustus lalu. *

Bagikan
Artikel Terkait
Menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
News

Target Juni 2026, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond untuk Perkuat APBN

finnews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan penerbitan surat utang global...

News

Aturan Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta 2026: Simak dengan Teliti Penjelasan Lengkapnya!

finnews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menghadirkan kabar baik bagi...

News

Pabrik Baja Krakatau Osaka Steel Tutup, 170 Pekerja Terdampak

finnews.id – Kabar mengejutkan datang dari industri baja nasional. Osaka Steel Co...

News

MELEDAK! Subsidi Energi Tembus Rp118,7 Triliun di Awal 2026, Melonjak 266 Persen

finnews.id – Angka subsidi dan kompensasi energi Indonesia benar-benar “meledak” di awal 2026....