Home Nasional Data BPS 2026: Jumlah Pekerja Naik, Pengangguran Turun Tipis di Tengah Tekanan Ekonomi
Nasional

Data BPS 2026: Jumlah Pekerja Naik, Pengangguran Turun Tipis di Tengah Tekanan Ekonomi

Bagikan
Data BPS Februari 2026 menunjukkan jumlah pekerja naik dan pengangguran turun, meski tantangan pasar kerja masih besar.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti
Bagikan

finnews.id – Di tengah kondisi ekonomi yang dinilai semakin menantang, kabar mengejutkan justru datang dari data ketenagakerjaan terbaru. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pekerja di Indonesia terus meningkat per Februari 2026. Meski begitu, sejumlah tantangan masih membayangi, terutama terkait partisipasi angkatan kerja dan struktur pekerjaan.

Jumlah Pekerja Naik, Angkatan Kerja Ikut Bertambah

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, memaparkan bahwa jumlah penduduk usia kerja mencapai 219,54 juta orang pada Februari 2026. Angka ini naik signifikan sebanyak 2,75 juta orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari total tersebut, angkatan kerja tercatat mencapai 154,91 juta orang atau meningkat 1,86 juta orang. Kenaikan ini menunjukkan semakin banyak masyarakat yang aktif dalam kegiatan ekonomi, baik bekerja maupun mencari pekerjaan.

Lebih rinci, jumlah penduduk yang bekerja mencapai 147,67 juta orang. Angka ini bertambah 1,9 juta orang dibandingkan Februari 2025. Data ini menjadi sinyal positif bahwa pasar tenaga kerja masih mampu menyerap tambahan tenaga kerja di tengah tekanan ekonomi.

Tren Pekerja Penuh dan Paruh Waktu Sama-Sama Menguat

Struktur pekerjaan juga menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Jumlah pekerja penuh mencapai 98,59 juta orang atau meningkat 2,11 juta orang. Ini menandakan semakin banyak tenaga kerja yang mendapatkan jam kerja optimal.

Di sisi lain, pekerja paruh waktu juga mengalami kenaikan. Jumlahnya mencapai 38,35 juta orang atau bertambah sekitar 730 ribu orang. Kenaikan ini mencerminkan fleksibilitas pasar kerja, meskipun belum sepenuhnya ideal.

Sementara itu, jumlah setengah pengangguran justru menurun menjadi sekitar 10,73 juta orang. Angka ini berkurang sekitar 940 ribu orang dibandingkan tahun sebelumnya, yang berarti sebagian pekerja mulai mendapatkan jam kerja yang lebih layak.

Pengangguran Turun, Tapi Masih Jadi PR Besar

Meskipun tren ketenagakerjaan menunjukkan perbaikan, masih ada 7,24 juta orang yang belum mendapatkan pekerjaan. Namun, angka ini sebenarnya mengalami penurunan sekitar 35 ribu orang dibandingkan Februari 2025.

Bagikan
Written by
Sigit Nugroho

Sigit Nugroho adalah Jurnalis ekonomi bisnis yang sudah malang melintang di berbagai platform media, mulai dari TV, koran, majalah hingga media siber. Saat ini merupakan pemimpin redaksi di jaringan FIN Media Group

Artikel Terkait
Larangan mengajar 2027 ditakutkan memicu krisis guru besar-besaran. Kebijakan ini terasa seperti "vonis mati" bagi karier guru honorer.
NasionalNews

Peringatan Keras! Larangan Mengajar Guru Honorer Berlaku 2027, DPRD Jatim Teriak

Finnews.id – Jakarta – Kabut tebal mulai membuat masa depan jutaan tenaga...

BareskrimPolri berhasil menahan sebanyak 321 pelaku sindikat Judi Online (Judol) di Gedung Perkantoran di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat (Jakbar).
NasionalNews

321 Pelaku Sindikat Judol Hayam Wuruk Tertangkap, Markas Bergeser

Finnews.id – Jakarta – BareskrimPolri berhasil menahan sebanyak 321 pelaku sindikat Judi...

Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026 hanya dua hari, yakni libur nasional pada tanggal 14 Mei dan cuti bersama pada 15 Mei.
Nasional

Libur Kenaikan Yesus Kristus dan Cuti Bersama, Gaji Dipotong atau Tidak?

Finnews.id – Jakarta – Pada Tahun 2026 ini, umat Kristiani akan memperingati...

Nasional

Viral Kiai Usman Ridho Tegur Pemain Keyboard saat Ceramah: Ini Kiai, Bukan Pelawak!

finnews.id – Jagat maya kembali heboh dengan unggahan video yang memperlihatkan sosok...