Home Market IHSG Ditutup Melemah, Tertekan Ketidakpastian Gencatan Senjata AS-Iran
Market

IHSG Ditutup Melemah, Tertekan Ketidakpastian Gencatan Senjata AS-Iran

Bagikan
Bagikan

finnews.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia ditutup melemah pada perdagangan Rabu (22/4/2026), seiring meningkatnya ketidakpastian terkait gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.

IHSG turun 17,77 poin atau 0,24 persen ke level 7.541,61. Indeks LQ45 juga terkoreksi 1,04 persen ke posisi 735,97.

Pelemahan pasar dipicu sentimen global setelah gagalnya rencana pembicaraan damai lanjutan antara kedua negara. Meski Presiden Donald Trump memperpanjang gencatan senjata, ketegangan masih berlanjut seiring blokade terhadap kapal Iran yang tetap diberlakukan.

Selain itu, Iran dikabarkan tetap membuka opsi penutupan Selat Hormuz jika tekanan militer berlanjut, sehingga memicu kekhawatiran investor terhadap stabilitas pasokan energi global.

Dari dalam negeri, sentimen negatif juga datang dari penangguhan penilaian saham Indonesia oleh MSCI. Sementara itu, Bank Indonesia memutuskan menahan suku bunga acuan di level 4,75 persen guna menjaga stabilitas rupiah.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipatif terhadap dampak ketidakpastian global.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di zona merah sejak sesi pertama hingga penutupan. Meski demikian, sejumlah sektor seperti transportasi dan logistik masih mencatatkan penguatan.

Total transaksi tercatat mencapai Rp18,14 triliun dengan volume perdagangan 49,44 miliar saham. Sebanyak 440 saham menguat, 240 melemah, dan 141 stagnan.

Sementara itu, bursa saham Asia bergerak variatif, mencerminkan sikap investor yang cenderung wait and see di tengah meningkatnya risiko geopolitik global.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Market

Harga Minyak Goreng Merangkak Naik di Minimarket, Ini Kata Pengusaha Ritel

finnews.id – Kenaikan harga minyak goreng kemasan premium mulai terlihat di sejumlah...

Market

Ledakan Transaksi Digital! BI Catat 14,39 Miliar Transaksi di Awal 2026, QRIS Melejit 111 Persen

finnews.id – Ekonomi digital Indonesia menunjukkan taringnya. Bank Indonesia melaporkan lonjakan spektakuler...

Market

Tidak Terdampak Kenaikan Solar, Pengusaha Bus Soroti Harga Onderdil Mulai Melonjak

finnews.id – Pegusaha otobus tengah menyoroti kenaikan harga sejumlah komponen di dunia...

Market

Mulai dari Rp 190 Jutaan !! Update Harga Innova Reborn Bekas Tahun 2016 – 2020

finnews.id – Toyota Kijang Innova Reborn tetap menjadi salah satu mobil keluarga...