Wilwa

@Sadewa. Sriwijaya yang egaliter atau tanpa kasta itu bisa menjelaskan mengapa bahasa Melayu/Indonesia tak mengenal tingkatan bahasa Jawa halus (Yogya, Solo, dan sekitarnya) hingga bahasa Jawa kasar. Bahasa Jawa halus diturunkan dari bahasa Sansekerta sedangkan bahasa Jawa kasar adalah bahasa “asli” Jawa.

Sadewa 19

@Lae: Jika negara ini beneran mengikut “budaya arab” mungkin kita sudah semaju Dubai, atau Qatar atau Saudi. Di Arab, orang yg maling dipotong tangannya. Disini para maling diangkat jadi pemimpin.

Wilwa

Setuju. Saat ini budaya kita kearab-araban. Yang perlu dicatat adalah tidak semua “budaya” Arab jelek. Ada yang bagus dan ada yang jelek seperti budaya suku/bangsa lain yang pernah mampir ke Nusantara dan mewarnai “budaya” Nusantara yang beraneka ragam ini. Nusantara itu secara geografis adalah persimpangan dari berbagai rute pelayaran yang menghubungkan berbagai negara dan benua. Jadi wajar saja kalau budayanya beraneka ragam. Agama dan kepercayaannya pun beragam. Ada yang dari Arab/Iran/Timur Tengah, India, Barat/Eropa/Amerika, Tiongkok/Asia Timur selain yang lokal. Bagaimana menjaga kebhinnekaan ini dalam bingkai NKRI harus diakui memang sulit. Walaupun Pancasila sudah dirumuskan founding fathers. Tujuan utama menuju Indonesia emas/ makmur sejahtera seperti jauh panggang dari api terutama karena BUDAYA KORUPSI!

Achmad Faisol

pak mahfud md pernah bilang, “teori/buku di perpustakaan sudah habis dibahas dan diterapkan untuk negara ini…” apa yang kurang…? pelaksanaan… kasus penyiraman air keras, misalnya… wong ga kenal kok beralasan dendam pribadi… emang kenal…? kalau negara ini mau maju, contoh kecil ini harus diusut tuntas… tas… tas…

Achmad Faisol

imam bukhari mengaji ke sekitar 1.080 guru… apa dampaknya…? 1. wawasan luas… 2. bisa membandingkan pendapat… lha sekarang tidak… kalau sudah masuk ke sebuah kelompok, ga mau mengaji ke ustadz/kiai dari kelompok lain… apa dampaknya…? anda sudah tahu…

Vikagora Prayogi

@pak Wilwa Yg dibukukan hanya 7000 an, yg dihafal baru 600.000 Imam Ahmad beliau berdasarkan pengakuannya hafal 1 juta hadits yg shahih dan dhaif