finnews.id — Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan volume kendaraan secara signifikan pada H-6 Idulfitri. Ribuan warga Jakarta mulai memadati ruas jalan tol maupun jalur arteri untuk menuju kampung halaman di berbagai wilayah Jawa Tengah, termasuk salah satunya tujuan Kabupaten Kebumen.
Seorang pemudik asal Jakarta, Bapak Yanto, membagikan pengalamannya saat melakukan perjalanan jauh di tengah puncak arus mudik tahun ini. Ia mengaku berangkat sejak Minggu 15 Maret 2026 pagi hari WIB dengan target sampai di kediamannya di Kebumen sebelum waktu istirahat malam tiba.
Persiapan Matang Sebelum Meluncur
Menyadari perjalanan mudik membutuhkan stamina fisik dan performa mesin yang prima, ia melakukan persiapan ekstra sebelum meninggalkan ibu kota. Ia memastikan seluruh peralatan kendaraan, persediaan obat-obatan, hingga kondisi mobil listriknya dalam keadaan siap tempur.
“Semua sudah siap, mulai dari peralatan teknis sampai obat-obatan pribadi. Persiapan ini penting agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” ujarnya saat ditemui di Rest Area Travoy Km 207
Kendala Macet dan Mobil Mogok
Meski secara keseluruhan perjalanan tergolong lancar, ia sempat menghadapi hambatan di titik tertentu. Kemacetan mulai menyergap saat memasuki KM 180 Tol Trans Jawa. Menurut pengakuannya, kemacetan tersebut bukan karena kecelakaan lalu lintas, melainkan akibat adanya kendaraan yang mengalami mogok serta beberapa aksi pengemudi yang tidak tertib di jalanan.
“Ada kendala macet tadi di sekitar KM 180. Ternyata ada mobil mogok dan ada juga yang ‘nyodok’ jalur, sehingga arus kendaraan sedikit terhambat,” tambahnya.
Setelah melewati titik jenuh di tol, ia sempat beristirahat sejenak di Rest Area KM 86 untuk memulihkan tenaga sebelum melanjutkan sisa perjalanan yang cukup panjang.