finnews.id – Pernah terpikir tidak kalau modal ulasan produk saja bisa bikin rekening gendut? Kenapa tidak coba melirik peluang yang sedang tren ini? Bayangkan, seorang pekerja proyek bisa mengantongi cuan tambahan yang sangat besar tanpa harus mengorbankan waktu utama bersama keluarga.
Baru-baru ini, Michael Strahl, seorang teknisi konstruksi senior berusia 41 tahun, membagikan kisah suksesnya.
Siapa sangka, meski sibuk bekerja penuh waktu dan mengurus dua anak, ia mampu menghasilkan $10.000 per bulan melalui Program Influencer Amazon. Kerennya lagi, ia cuma menghabiskan waktu sekitar 20 jam saja untuk mengelola pekerjaan sampingan ini.
Mengenal Program Influencer Amazon: Dari Hobi Jadi Rejeki
Secara sederhana, menjadi seorang Influencer Amazon berarti Anda menjadi kreator konten yang memberikan rekomendasi produk kepada audiens.
Amazon akan membayar Anda ketika ada pembeli yang mengklik tautan afiliasi atau menonton video informatif Anda lalu melakukan transaksi.
“Saya telah bekerja sebagai pekerja kerah biru hampir sepanjang hidup saya,” kata Strahl kepada Business Insider. “Jika Anda mencari pekerjaan sampingan yang dapat Anda lakukan saat anak-anak tidur siang atau di waktu luang Anda, ini mudah untuk disesuaikan.”
Kunci sukses Strahl ternyata bukan pada video mewah kelas sinematik, melainkan pada video ulasan produk berkualitas tinggi. Ia fokus pada barang-barang yang dekat dengan kesehariannya, seperti peralatan pertukangan, perlengkapan berkemah, otomotif, hingga perabot rumah tangga.
Langkah Memulai: Konsistensi adalah Kunci
Bagi Anda yang ingin menjajal peruntungan di bisnis sampingan ini, Strahl punya saran sederhana: mulailah dengan membuat dan mengunggah 100 video pertama. Tujuannya agar Anda paham seluk-beluk apa yang disukai penonton.
“Saya menghasilkan sekitar $5.800 pendapatan di bulan keempat setelah bergabung dengan program ini,” ujar Strahl. Sejak saat itu, pundi-pundi dolarnya terus meroket.
Namun, perlu diingat bahwa untuk bergabung, Amazon akan meninjau akun media sosial Anda (YouTube, Instagram, Facebook, atau TikTok), termasuk jumlah pengikut Anda.