finnews.id — Tekanan besar menghantam pasar keuangan Asia. Mayoritas mata uang dan indeks saham di kawasan emerging market (EM) kompak melemah hingga penutupan sesi perdagangan Kamis (30/4/2026). Lonjakan harga minyak global menjadi pemicu utama gejolak ini, bahkan menyeret rupiah dan IHSG ke posisi paling tertekan.
Di tengah sentimen global yang memanas, rupiah justru tampil sebagai mata uang dengan pelemahan paling dalam. Sementara itu, IHSG ikut terseret dan memimpin penurunan indeks saham di kawasan Asia.
Rupiah Terpuruk ke Rekor Terendah
Hingga pukul 15.00 WIB, rupiah tercatat melemah 0,6% dan menyentuh level 17.385 per dolar AS. Angka ini menjadi posisi terendah sepanjang sejarah, sekaligus mempertegas tekanan besar yang sedang terjadi di pasar valuta asing Indonesia.
Tak hanya harian, tekanan terhadap rupiah juga terlihat dalam skala bulanan. Sepanjang April 2026, mata uang Garuda sudah merosot 2,2%. Penurunan ini menjadi yang terdalam sejak Oktober 2024.
Faktor utama yang mendorong pelemahan rupiah datang dari lonjakan harga minyak dunia. Harga energi yang melesat memperbesar beban impor Indonesia, sehingga memperlemah posisi mata uang domestik.
Efek Domino Harga Minyak Global
Kenaikan harga minyak dipicu laporan bahwa Amerika Serikat mempertimbangkan aksi militer terhadap Iran. Situasi ini memicu kekhawatiran gangguan pasokan minyak global, sehingga pasar langsung bereaksi.
Lonjakan harga energi tidak hanya berdampak pada Indonesia, tetapi juga mengguncang stabilitas pasar emerging market Asia secara luas. Mata uang seperti peso Filipina dan ringgit Malaysia juga ikut tertekan.
Peso Filipina sempat menyentuh rekor terendah di 61,693 per dolar sebelum akhirnya bergerak tipis. Sementara itu, ringgit Malaysia melemah sekitar 0,5%.
Tekanan Fiskal dan Risiko Meningkat
Ekonom Asia dari ANZ, Krystal Tan, menilai guncangan dari Timur Tengah memperberat tantangan ekonomi Indonesia. Ia menyoroti kenaikan harga minyak yang memperbesar beban fiskal dan meningkatkan risiko pasar.
- analisis pelemahan mata uang emerging market Asia
- dampak kenaikan harga minyak terhadap IHSG
- efek suku bunga terhadap nilai tukar rupiah
- Ekonomi global
- emerging market Asia
- geopolitik Iran
- harga minyak dunia
- Headline
- hubungan geopolitik Iran dan harga minyak global
- IHSG turun
- indeks saham
- inflasi Indonesia
- kinerja saham teknologi Asia di tengah krisis global
- kondisi pasar saham Asia hari ini 2026
- Pasar Saham Asia
- penyebab rupiah melemah ke level 17385 per dolar
- proyeksi inflasi Indonesia 2026 terbaru
- rupiah melemah
- Suku Bunga BI