Home Ekonomi Purbaya Bongkar 4 Modus Licik Eksportir Hindari Bea Keluar! Negara Rugi Ratusan Miliar
Ekonomi

Purbaya Bongkar 4 Modus Licik Eksportir Hindari Bea Keluar! Negara Rugi Ratusan Miliar

Bagikan
Purbaya Bongkar 4 Modus Licik Eksportir Hindari Bea Keluar
Purbaya Bongkar 4 Modus Licik Eksportir Hindari Bea Keluar
Bagikan

Finnews.id – Upaya pemerintah memerangi praktik curang dalam proses ekspor kembali menjadi sorotan. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan empat pola penghindaran bea keluar yang marak dilakukan eksportir demi menghindari kewajiban pungutan negara.

Praktik tersebut dinilai berpotensi besar menimbulkan kebocoran pendapatan negara jika tidak ditindak secara serius.

“Pengawasan ketat menjadi kunci menjaga integritas ekspor komoditas bea keluar,” tegas Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta.

Empat Modus yang Sering Dipakai Eksportir

Menurut paparan Menkeu, beberapa cara yang kerap digunakan antara lain:

  1. Kesalahan administratif dalam laporan jumlah/jenis barang dan tarif
  2. Modus antarpulau, menyamarkan ekspor seolah barang untuk dalam negeri
  3. Pencampuran barang ilegal dengan barang legal agar lolos kontrol
  4. Penyelundupan langsung tanpa dokumen dan tanpa proses resmi

Keempat teknik ini disebut menjadi penyebab kerugian negara yang tidak kecil karena pengusaha dapat menghindari pungutan bea keluar atas komoditas ekspor.

Untuk menekan celah pelanggaran, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menerapkan pengawasan pada tiga fase utama:

  1. Pre-Clearance
  • Memperkuat intelijen kepabeanan
  • Memetakan titik rawan ekspor ilegal
  • Sinkronisasi data lintas kementerian
  • Pemantauan anomali transaksi perdagangan
  1. Clearance
  • Pemeriksaan berkas ekspor secara detail
  • Pemanfaatan Gamma Ray & X-Ray
  • Patroli laut memantau pergerakan fisik barang
  1. Post-Clearance
  • Audit bersama Ditjen Pajak dan Kemendag
  • Menelusuri pelanggaran administratif dan nilai barang

Pendekatan lintas lembaga ini diyakini mempersempit ruang gerak penyelundupan komoditas bernilai ekspor.

Penerimaan Bea Keluar Melonjak

Purbaya mengungkapkan, pengawasan yang semakin ketat menunjukkan hasil nyata bagi penerimaan negara.

Total kontribusi penerimaan dari pengawasan bea keluar:

  • 2023: Rp191,5 miliar
  • 2024: Rp477,9 miliar
  • 2025 (hingga November): Rp496,7 miliar

Sebagian besar pemasukan tersebut bersumber dari nota pembetulan sebagai dampak meningkatnya kepatuhan dan audit.

Bagikan
Artikel Terkait
PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

finnews.id – Kabar gembira buat kamu yang sedang memantau ekonomi nasional! Sektor...

Bank Indonesia catat kinerja dunia usaha Triwulan I 2026 tetap tangguh! SBT tembus 10,11%, sektor pertanian & tambang siap melesat di triwulan depan.
Ekonomi

Jangan Sampai Ketinggalan! Dunia Usaha RI 2026 Masih On Track, Sektor-Sektor Ini Bakal Cuan Gede?

finnews.id – Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tajinya di awal tahun ini! Bank...

Ekonomi

Katalog Promo Superindo Hari Ini 17 April 2026: Diskon Bahan Segar, Pas untuk Stok Dapur

finnews.id – Jaringan swalayan Superindo kembali memanjakan para pelanggan setianya dengan menggelar...

Ekonomi

Okupansi Hotel Turun Hingga 30%, Pengusaha Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan Efisiensi Anggaran

finnews.id – Industri perhotelan nasional tengah menghadapi tekanan serius. Indonesian Hotel General Manager...