“Angka ini membuktikan bahwa perbaikan sistem dan kepatuhan eksportir sangat berperan menjaga penerimaan negara,” tegas Purbaya.
Data menunjukkan tren peningkatan penindakan terhadap pelanggaran ekspor:
Kategori ekspor umum
- 2023: 258 kasus
- 2024: 255 kasus
- 2025 (hingga kini): 155 kasus
Nilai barang hasil penindakan
- 2023: Rp326 miliar
- 2024: Rp313 miliar
- 2025: Rp219,8 miliar
Purbaya menekankan penindakan ini membuktikan efektivitas pemeriksaan fisik, analisis risiko, hingga audit post-clearance yang terus diperkuat.
#cara eksportir hindari bea keluar terbaru
#data penerimaan bea keluar 2023-2025
#Menkeu Purbaya
#modus ekspor ilegal dan penyelundupan komoditas
#Modus Licik Eksportir Hindari Bea Keluar
#Modus penghindaran bea keluar oleh eksportir
#pengawasan DJBC terhadap bea keluar Indonesia
#strategi pemerintah cegah kebocoran ekspor komoditas