finnews.id – Aston Villa dikabarkan langsung tancap gas begitu bursa transfer musim panas dibuka dengan berupaya mendapatkan jasa penyerang sayap Como, Martin Baturina.
Klub asal Birmingham ini dilaporkan telah melayangkan tawaran fantastis senilai minimal 50 juta Euro atau sekitar 43 juta Poundsterling demi Martin Baturina. Namun, upaya perdana ini langsung berujung penolakan.
Langkah berani ini menjadi sinyal menarik. Meski sempat dibayangi kekhawatiran terkait kepatuhan terhadap regulasi finansial Premier League dan UEFA, Villa tampaknya tidak berniat mengerem aktivitas belanja mereka.
Pelatih Unai Emery disebut-sebut telah dibekali dana belanja yang sangat besar, sekaligus mengemban misi penting untuk meremajakan usia rata-rata skuadnya.
Kebutuhan Villa akan penyerang baru memang tidak bisa ditutupi. Pasca berakhirnya masa pinjaman Jadon Sancho dari Manchester United dan Harvey Elliott dari Liverpool yang tidak diperpanjang menjadi kontrak permanen, lini serang Villa otomatis lowong.
Berdasarkan laporan media olahraga Italia, Gazzetta dello Sport, Baturina menjadi target utama meski pendekatan awal mereka dalam beberapa hari terakhir belum membuahkan hasil.
Harga Selangit Sang Bintang Kroasia
Laporan tersebut merinci bahwa Aston Villa sebenarnya sudah menyodorkan proposal awal di angka 50 juta hingga 55 juta Euro (berkisar antara 43 juta sampai 47 juta Poundsterling).
Nilai ini terbilang besar untuk pemain internasional Kroasia yang juga tengah dipantau oleh raksasa Jerman, Bayern Munich.
Namun, Como memilih jual mahal. Klub Serie A Italia tersebut menegaskan tidak akan melepas sang playmaker kecuali ada klub yang berani menebusnya di angka 80 juta Euro atau sekitar 69 juta Poundsterling.
Sikap keras kepala Como sangat beralasan. Baturina adalah figur sentral di balik kesuksesan Como musim lalu, dengan torehan enam gol dan tiga asis.
Performa impresifnya itu sukses membawa Como mencetak sejarah dengan mengamankan tiket kualifikasi Liga Champions.
Kini, mantan penggawa Dinamo Zagreb tersebut bersiap unjuk gigi di ajang Piala Dunia bersama negaranya. Momen ini diprediksi akan membuat nilai pasarnya semakin meroket.