finnews.id – Persaingan beberapa klub untuk mendapatkan tanda tangan penyerang sayap berbakat, Zadok Yohanna, sepertinya kian memanas.
Chelsea dan Newcastle United dikabarkan siap menantang Brighton dan Hove Albion yang sebelumnya memimpin perburuan pemain muda potensial ini.
Awal pekan ini, Brighton dilaporkan sudah memasuki tahap negosiasi lanjut dengan klub asal Swedia, AIK Fotboll.
Klub berjuluk The Seagulls tersebut menyodorkan dana segar di kisaran 20 juta poundsterling untuk memboyong pemain berusia 19 tahun itu.
Jika transfer ini terwujud, nilai tersebut akan memecahkan rekor penjualan tertinggi sepanjang sejarah AIK Fotboll.
Tidak hanya itu, Yohanna juga akan menyandang status sebagai pemain termahal yang pernah dijual oleh klub Swedia, melampaui rekor transfer Lucas Bergvall saat diboyong Tottenham dari Djurgardens IF senilai 20 juta euro atau sekitar 17,3 juta poundsterling pada tahun 2024 lalu.
Hingga saat ini, Brighton sebenarnya masih berada di posisi terdepan. Manajemen klub bahkan sangat optimistis kesepakatan total dapat tercapai dalam minggu ini.
Namun, ketertarikan besar dari klub-klub Liga Utama Inggris lainnya tidak bisa dianggap remeh, menyusul masuknya Chelsea dan Newcastle dalam arena perburuan.
Perang Penawaran dan Strategi Transfer
Jurnalis Sky Deutschland, Florian Plettenberg, dilansir SportsMole, mengungkapkan bahwa tawaran yang diajukan Newcastle United saat ini merupakan yang tertinggi di antara klub peminat lainnya.
Meski demikian, Brighton tidak patah arang karena mereka mengantongi modal kuat berupa kesepakatan verbal secara personal dengan sang pemain.
Laporan lain dari media Swedia, Expressen, menyebutkan bahwa Newcastle telah melempar tawaran resmi sebesar 24 juta euro atau sekitar 20,8 juta poundsterling, belum termasuk bonus tambahan.
Di sisi lain, Chelsea yang kini diarsiteki oleh Xabi Alonso, memang belum melayangkan proposal resmi.
Namun, situasi bisa berubah cepat jika Yohanna menunjukkan ketertarikannya untuk merapat ke Stamford Bridge.