finnews.id – Kedai kopi lokal populer, Kopi Tuku, resmi melakukan penyesuaian harga pada sejumlah menu andalannya mulai 24 April 2026.
Salah satu yang paling menjadi perhatian adalah minuman favorit pelanggan, Es Kopi Susu Tetangga, yang kini mengalami kenaikan harga cukup signifikan.
Sebelumnya dijual dengan harga Rp 18.000, minuman tersebut kini dibanderol Rp 25.000 per gelas.
Kebijakan ini diterapkan secara bertahap di berbagai gerai, sebagai respons terhadap perubahan kondisi bisnis dan biaya operasional yang terus meningkat.
Respons Pelanggan Kopi Tuku
Reaksi pelanggan terhadap kebijakan ini, cukup beragam. Sebagian konsumen menyatakan tetap mendukung, selama kualitas rasa tidak berubah.
Loyalitas terhadap cita rasa, menjadi alasan utama mereka tetap membeli meski harga naik.
Namun di sisi lain, ada pula pelanggan yang merasa kenaikan harga tidak diimbangi dengan keuntungan tambahan bagi konsumen.
Beberapa di antaranya, mengeluhkan minimnya promo yang diberikan selama ini. Menariknya, sejumlah pelanggan mulai mengusulkan agar Kopi Tuku menghadirkan program loyalitas berbasis aplikasi.
Ide ini muncul sebagai solusi agar pelanggan tetap mendapatkan nilai lebih, terutama bagi mereka yang rutin membeli setiap hari.
Konsep yang diharapkan adalah sistem pengumpulan poin atau reward, yang nantinya bisa ditukar dengan diskon atau produk gratis.
Usulan dari pelanggan ini dinilai dapat menjadi win-win solution, khususnya antara bisnis dan pelanggan di tengah kenaikan harga.
Kenaikan harga yang dilakukan Kopi Tuku bukan sekadar perubahan nominal, tetapi bagian dari strategi bertahan di tengah tekanan ekonomi.
Di sisi lain, pelanggan mulai menuntut nilai tambah, seperti promo dan sistem keanggotaan, agar tetap merasa diuntungkan.