Home Internasional Antisipasi Gempa Susulan, Wisata Jepang Siapkan Rute Aman untuk Turis
Internasional

Antisipasi Gempa Susulan, Wisata Jepang Siapkan Rute Aman untuk Turis

Bagikan
Foto ilustrasi Jepang gempa (Dokumen Istimewa)
Bagikan

finnews.id – Jepang kembali menunjukkan kesiapannya, dalam menghadapi bencana alam, khususnya gempa bumi yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

Setelah gempa kuat mengguncang bagian utara negara itu, pemerintah setempat langsung mengambil langkah cepat untuk memastikan keselamatan warga maupun wisatawan asing.

Gempa berkekuatan besar terjadi di lepas pantai wilayah utara Jepang, memicu kekhawatiran akan gempa susulan.

Otoritas setempat pun mengimbau masyarakat, agar tetap waspada serta siap melakukan evakuasi sewaktu-waktu dalam beberapa hari setelah kejadian.

Fokus Perlindungan untuk Wisatawan

Salah satu perhatian utama adalah keselamatan turis, terutama mereka yang belum familiar dengan kondisi geografis Jepang.

Pemerintah daerah mulai menyiapkan berbagai titik evakuasi di area wisata populer, serta memastikan akses menuju lokasi tersebut mudah dipahami oleh pengunjung asing.

Di beberapa lokasi, seperti pelabuhan yang menjadi titik kedatangan kapal pesiar, wisatawan mendapatkan pendampingan langsung.

Penerjemah disiagakan untuk membantu komunikasi dan memberikan arahan saat situasi darurat.

Para turis bahkan telah mengikuti simulasi evakuasi sehingga mereka dapat mengenali tanda bahaya, termasuk peringatan tsunami.

Saat alarm berbunyi, pemandu evakuasi akan memberikan instruksi tegas agar semua orang segera menuju tempat yang lebih tinggi.

Peran Penerjemah dan Simulasi Evakuasi

Keberadaan penerjemah, menjadi kunci penting dalam situasi krisis.

Mereka tidak hanya membantu menerjemahkan informasi, tetapi juga memastikan wisatawan memahami jalur evakuasi yang terkadang memiliki medan menantang, seperti tanjakan curam.

Pendekatan ini membuat wisatawan merasa lebih tenang meski berada di tengah potensi bencana. Bahkan, beberapa turis mengaku tetap bisa menikmati perjalanan karena adanya pendampingan yang jelas dan terorganisir.

Belajar dari Bencana Masa Lalu

Jepang memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi gempa dan tsunami, termasuk kejadian besar pada tahun 2011 yang menyebabkan kerusakan di berbagai wilayah pesisir.

Salah satu lokasi wisata di Hokkaido, bahkan pernah terdampak tsunami lebih dari satu meter.

Karena itu, kini banyak destinasi wisata memasang rambu evakuasi dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Inggris, agar mudah dipahami oleh wisatawan internasional

Kegiatan Wisata Tetap Berjalan dengan Pengamanan Ketat

Meski dalam kondisi siaga, aktivitas wisata tetap berlangsung.

Pasar tradisional dan destinasi populer masih beroperasi, namun dilengkapi sistem peringatan darurat seperti pengeras suara untuk memberi instruksi evakuasi jika terjadi gempa.

Pengelola juga mengantisipasi kepadatan dengan mendorong pengunjung untuk berjalan kaki saat evakuasi guna menghindari kemacetan

Bagikan
Written by
Tuahta Aldo

Saya merupakan jurnalis fin.co.id yang bertugas meliput peristiwa di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. Selain aktif sebagai penulis berita, saya juga aktif menjalani hobi Fotografi dan travelling.

Artikel Terkait
Internasional

AS Bekukan USD344 Juta Aset Kripto Iran, Blokade Minyak Diperketat!

finnews.id – Pemerintah Amerika Serikat mengambil langkah tegas untuk memutus aliran dana...

Internasional

Waspada! Badan Pengawas Eropa Beri Peringatan: AI Percepat Risiko Serangan Siber

finnews.id – Dunia keuangan kini menghadapi tantangan baru yang sangat serius. Kepala...

Internasional

Indonesia Bakal Pajaki Selat Malaka, Begini Penjelasan Resmi Menkeu Purbaya

finnews.id – Isu rencana Indonesia memungut pajak dari kapal yang melintasi Selat...

Internasional

Kesepakatan Energi RI–Rusia: 150 Juta Barel Minyak Mengalir ke Indonesia

finnews.id – Pemerintah Indonesia mengambil langkah berani untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional...