Home Ekonomi Fokus Infrastruktur Dasar, Kementerian PU Siapkan Anggaran Rp73,76 Triliun untuk 2025
Ekonomi

Fokus Infrastruktur Dasar, Kementerian PU Siapkan Anggaran Rp73,76 Triliun untuk 2025

Bagikan
Fokus Infrastruktur Dasar, Kementerian PU Siapkan Anggaran Rp73,76 Triliun untuk 2025
Kementerian PU siap gelontorkan Rp73,76 T di 2025 untuk jalan, irigasi, hingga sekolah rakyat, demi pembangunan yang berdampak ke masyarakat (Tangkapan layar YouTube)
Bagikan

finnews.id – Pemerintah terus tancap gas membangun infrastruktur demi mendukung ekonomi nasional. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan, Kementeriannya sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp73,76 triliun untuk 2025.

“Pagu kita per Mei 2025 adalah Rp73,76 triliun. Anggaran ini disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan pembangunan dasar sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi,” kata Dody dalam rapat bersama Komisi V DPR RI, Rabu (9/7/2025), seperti dipantau melalui YouTube TV Parlemen.

Menariknya, porsi terbesar dari anggaran Kementerian PU akan digelontorkan ke sektor jalan. Direktorat Jenderal Bina Marga mendapatkan alokasi sekitar Rp28,7 triliun atau 36,83% dari total anggaran. Fokusnya, menjaga konektivitas antarwilayah lewat preservasi jalan nasional.

Tak kalah penting, Ditjen Sumber Daya Air kebagian Rp27,7 triliun atau sekitar 25,5%. Dana ini akan digunakan untuk mendukung ketahanan pangan, menghadapi musim kemarau, dan penanganan banjir.

“Prioritas kita tetap pada hal-hal yang langsung berdampak ke masyarakat, seperti pangan dan pengendalian bencana,” jelas Dody.

Selain itu, Ditjen Cipta Karya mengantongi Rp11,18 triliun (24,24%) untuk pembangunan infrastruktur dasar di sektor air minum, sanitasi, dan kawasan permukiman. Ditjen Prasarana Strategis juga memperoleh Rp5,05 triliun (13,12%) yang akan digunakan untuk program Sekolah Rakyat dan renovasi madrasah.

Sementara sisanya dialokasikan ke unit-unit lain seperti BPSDM, BPIW, Ditjen Bina Konstruksi, hingga Ditjen Pembiayaan Infrastruktur.

Meski pagu anggaran tergolong besar, realisasi penggunaannya masih jadi tantangan. Hingga awal Juli 2025, serapan keuangan baru mencapai 29,21%, sedangkan progres fisik 33,85%. Angka ini sedikit turun dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Kami optimistis hingga akhir 2025 realisasi bisa tembus 93% untuk keuangan, dan lebih dari 90% untuk fisik,” ujar Dody penuh keyakinan.

Dengan anggaran jumbo ini, publik berharap pembangunan infrastruktur bisa makin merata dan berdampak nyata pada kehidupan masyarakat. (*)

Bagikan
Artikel Terkait
PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

finnews.id – Kabar gembira buat kamu yang sedang memantau ekonomi nasional! Sektor...

Bank Indonesia catat kinerja dunia usaha Triwulan I 2026 tetap tangguh! SBT tembus 10,11%, sektor pertanian & tambang siap melesat di triwulan depan.
Ekonomi

Jangan Sampai Ketinggalan! Dunia Usaha RI 2026 Masih On Track, Sektor-Sektor Ini Bakal Cuan Gede?

finnews.id – Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tajinya di awal tahun ini! Bank...

Ekonomi

Katalog Promo Superindo Hari Ini 17 April 2026: Diskon Bahan Segar, Pas untuk Stok Dapur

finnews.id – Jaringan swalayan Superindo kembali memanjakan para pelanggan setianya dengan menggelar...

Ekonomi

Okupansi Hotel Turun Hingga 30%, Pengusaha Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan Efisiensi Anggaran

finnews.id – Industri perhotelan nasional tengah menghadapi tekanan serius. Indonesian Hotel General Manager...