Home Uncategorized Babak Baru Pengusutan Korupsi Pertamina, 8 Tersangka Siap Disidangkan
Uncategorized

Babak Baru Pengusutan Korupsi Pertamina, 8 Tersangka Siap Disidangkan

Bagikan
Korupsi Pertamina
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, mengonfirmasi pelimpahan tersebut pada Rabu 5 November 2025. Foto:ANT
Bagikan

Arief Sukmara (AS), menjabat sebagai Direktur Gas, Petrokimia & Bisnis Baru PT Pertamina International Shipping (PIS).

Dwi Sudarsono (DS), menempati posisi VP Product Trading ISC Pertamina tahun 2019-2020.

Hasto Wibowo (HW), menduduki jabatan SVP Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina tahun 2018-2020.

Toto Nugroho (TN), VP Intermediate Supply PT Pertamina (Persero) tahun 2017-2018.

Indra Putra Harsono (IP), Business Development Manager PT Mahameru Kencana Abadi.

Alfian Nasution (AN), VP Supply dan Distribusi PT Pertamina (Persero) tahun 2011-2015.

Martin Haendra Nata (MH), Business Development Manager PT Trafigura tahun 2019-2021.

Hanung Budya Yuktyanta (HB), Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) tahun 2014.

Dalam pelimpahan delapan tersangka klaster kedua ini, nama Riza Chalid tidak termasuk. Beneficial Owner PT Tangki Merak dan PT Orbit Terminal Merak itu diketahui hingga kini masih belum kembali ke Indonesia, sehingga penyidik belum dapat menyerahkan dirinya bersama berkas perkara.

Anang Supriatna menegaskan bahwa Kejagung belum berencana menyidangkan Riza Chalid secara in absentia (tanpa kehadiran terdakwa).

“Belum (dilimpahkan), sementara tetap. Itu kan terpisah. Berkasnya kan terpisah. Sementara kita masih minta menunggu red notice dari Interpol,” pungkasnya.

Kejagung terus berupaya melalui jalur Interpol untuk memburu dan membawa pulang Riza Chalid agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

 

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Uncategorized

PMI Manufaktur Turun ke 49,1, Industri Tertekan Biaya Tinggi dan Permintaan Melemah

Respons Pemerintah: Perkuat Industri Nasional Menanggapi kondisi tersebut, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia...

Ekonomi RI kuartal II-2026 diprediksi melambat ke 5,1-5,3%. Tekanan minyak, rupiah, dan manufaktur jadi faktor utama.
Uncategorized

Begini Komen Apindo Soal Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen 

Perlu Kebijakan untuk Jaga Stabilitas dan Daya Saing Ke depan, Apindo menilai...

Guru
Uncategorized

Guru Non-ASN Akan Dirumahkan 2027? Ini Penjelasan Resmi Kemendikdasmen

finnews.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah membantah kabar yang menyebut guru...

Uncategorized

VVIP Selamanya?

Dari bandara ini saya diantar menuju mulut jalan tol terdekat. Yakni mulut...