finnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga DKI Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan pada Rabu 28 April 2026. Berdasarkan prakiraan terbaru, mayoritas wilayah Ibu Kota berpotensi menghadapi guyuran hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang menyasar hampir seluruh titik sejak sore hingga malam hari.
Melalui unggahan resmi di akun Instagram @infobmkg, lembaga pemantau cuaca ini menjelaskan bahwa kondisi langit Jakarta Pusat dan Jakarta Barat akan didominasi awan tebal sejak pagi hingga siang hari. Namun, suasana berubah memasuki sore hari saat hujan ringan mulai membasahi wilayah tersebut dan diprediksi bertahan hingga menjelang malam.
Kondisi serupa juga membayangi wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur. BMKG memproyeksikan kedua kawasan ini akan mengalami transisi dari berawan tebal menjadi hujan pada sore hari. Sementara itu, warga Jakarta Selatan perlu mengantisipasi hujan ringan di sore hari sebelum cuaca kembali beralih ke awan tebal pada malam harinya.
Tidak hanya hujan ringan, BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Fenomena ini diprediksi melanda seluruh wilayah administratif, mulai dari Jakarta Utara, Pusat, Barat, Timur, Selatan, hingga Kepulauan Seribu.
“Kondisi tersebut dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti genangan air, luapan air sungai, hingga potensi longsor yang berisiko mengganggu aktivitas masyarakat,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Suhu Udara dan Persiapan Warga
Bagi warga yang beraktivitas di Kepulauan Seribu, cuaca mendung atau berawan tebal akan menyelimuti wilayah perairan tersebut sepanjang pagi hingga sore hari. Hujan ringan baru diperkirakan turun saat memasuki waktu malam.
Terkait parameter suhu, BMKG mencatat suhu rata-rata di Jakarta hari ini berada pada kisaran 27-28°C. Meski suhu tergolong normal untuk wilayah tropis, tingkat kelembapan yang tinggi seiring awan tebal dapat memicu rasa gerah sebelum hujan turun.
Masyarakat yang berencana melakukan perjalanan sore ini sebaiknya menyiapkan payung atau jas hujan dan memantau titik-titik rawan genangan melalui aplikasi resmi pemerintah. Pengendara motor juga diimbau tidak berteduh di bawah pohon besar atau baliho guna menghindari risiko pohon tumbang akibat angin kencang yang seringkali menyertai hujan lebat.