finnews.id – Sobat investor, ada kabar gembira yang bikin semangat di akhir pekan! Pasar modal Indonesia akhirnya menunjukkan taringnya pagi ini. Setelah sempat loyo kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung tancap gas begitu bursa dibuka. Jangan sampai Anda ketinggalan momen berharga ini, karena kombinasi angin segar dari dalam negeri dan situasi global yang mulai kondusif siap menjadi bensin bagi portofolio Anda!
IHSG Langsung Melompat ke Zona Hijau, Sektor Teknologi Pimpin Reli
IHSG mengawali perdagangan hari Jumat (17/4/2026) dengan performa impresif. Indeks dibuka menguat pada level 7.645, melonjak 24 poin dari penutupan sebelumnya. Pantauan tim lapangan pada pukul 09.05 WIB menunjukkan indeks masih perkasa, naik 0,30 persen ke level 7.644. Bahkan, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 7.659 dan belum sekalipun mencicipi zona merah pagi ini.
Geliat pasar terlihat sangat hidup dengan 278 emiten yang bergerak menguat. Sektor teknologi menjadi bintang utama dengan kenaikan tajam mencapai 1,34 persen. Tak mau ketinggalan, sektor transportasi, properti, hingga keuangan juga kompak menghijau. Namun, tetap waspada karena sektor konsumer primer dan industri terpantau masih sedikit tertekan di zona merah.
Standard & Poor’s Beri Rating BBB Stabil: Bukti Ekonomi RI Tahan Banting
Sentimen positif paling kuat datang dari pengumuman lembaga pemeringkat internasional, Standard & Poor’s (S&P). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar bahwa S&P tetap mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB dengan outlook stabil. Kabar ini tentu menjadi suntikan kepercayaan luar biasa bagi para pemodal asing maupun domestik.
Peringkat ini membuktikan bahwa fundamental ekonomi kita tetap kokoh di tengah badai ketidakpastian global. Analis menilai koreksi yang sempat terjadi beberapa waktu lalu masih berada dalam rentang yang sehat. “Angin segar ini semoga bisa bikin teman-teman CUAN, tapi ingat ya, tetap perhatikan profil risiko masing-masing,” pesan Brigita Kinari, Equity Analyst dari Indo Premier Sekuritas.
Harga Minyak Dunia Melejit, Gencatan Senjata Timur Tengah Jadi Perhatian
Dari pasar komoditas global, harga minyak mentah dunia mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 3,72 persen ke level USD94,69 per barel. Sementara itu, harga emas naik tipis di level USD4.795 per troy ounce. Dinamika ini sangat dipengaruhi oleh situasi geopolitik di Timur Tengah, di mana Israel dan Lebanon baru saja menyetujui gencatan senjata selama 10 hari.
Meski harga batubara sedikit melemah ke USD133,55 per ton, pasar masih sangat menantikan kelanjutan upaya perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Berita gencatan senjata ini setidaknya memberikan sedikit ruang bagi pasar untuk bernapas lega dan mulai kembali masuk ke aset-aset berisiko seperti saham.
Rekomendasi Saham Hari Ini: Saatnya Incar CUAN, HRTA, dan BUKA
Bagi Anda yang sedang mencari peluang untuk belanja saham pagi ini, analis telah menyiapkan tiga saham jagoan yang potensial memberikan keuntungan maksimal. Berikut detailnya agar Anda tidak salah strategi:
- CUAN: Rekomendasi Buy dengan titik masuk (entry) di 1.545. Target harga berada di level 1.700, dengan batas stop loss di 1.480.
- HRTA: Rekomendasi Buy di level 2.740. Target profit di angka 3.040, amankan posisi stop loss di 2.600.
- BUKA: Rekomendasi Buy dengan harga masuk 171. Target kenaikan ke 189, perhatikan stop loss di level 162.
Ketiga saham ini terpilih karena memiliki momentum teknikal yang menarik seiring dengan pergerakan indeks yang kembali bergairah. Pastikan Anda melakukan eksekusi dengan cepat namun tetap terukur sesuai dengan rencana perdagangan yang telah disusun. (*)