finnews.id – Sobat investor, ada kabar menghebohkan dari salah satu raksasa bank pelat merah kita! PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) baru saja menyelesaikan aksi korporasi besar di kancah internasional yang bikin pasar modal gempar. Jika Anda sedang memantau pergerakan saham perbankan, langkah BNI kali ini benar-benar tidak main-main. Mereka baru saja merampungkan proses pengumpulan minat investor atau bookbuilding untuk instrumen keuangan kelas atas. Bayangkan, dana segar triliunan rupiah siap masuk ke kantong BNI untuk memperkuat struktur permodalan mereka!
Borong USD700 Juta, BBNI Siap Gebrak Pasar Internasional via SGX
BNI secara resmi telah menetapkan harga (pricing) untuk penerbitan instrumen Additional Tier-1 (AT1) Perpetual Non-Cumulative Capital Securities. Nilainya fantastis, yakni mencapai USD700 juta! Langkah strategis ini terungkap melalui keterbukaan informasi yang manajemen sampaikan pada Kamis malam (16/4/2026). Tidak tanggung-tanggung, instrumen bergengsi ini bakal tercatat di Singapore Exchange (SGX), mempertegas posisi BNI sebagai pemain global yang disegani.
Instrumen modal ini menawarkan tingkat distribusi atau kupon sebesar 7,15 persen per tahun. Angka yang sangat menarik ini tentu menjadi daya tarik luar biasa bagi investor global yang haus akan aset berkualitas dari emerging market seperti Indonesia. Proses penyelesaian transaksi atau settlement sendiri terjadwal akan berlangsung pada 22 April 2026 mendatang. Artinya, dalam hitungan hari, BNI akan memiliki “peluru” baru yang sangat kuat untuk bertarung di industri keuangan.
Modal Makin Kokoh, Ekspansi Bisnis BNI Gak Bakal Tertahan!
Lalu, buat apa sih dana sebesar itu? Corporate Secretary BBNI, Okki Rushartomo, memberikan penjelasan yang sangat melegakan bagi para pemegang saham. Ia menegaskan bahwa dana hasil penerbitan AT1 ini memiliki tujuan tunggal yang sangat krusial: memperkuat struktur dan rasio permodalan perseroan. Dengan modal yang lebih tebal, BNI memiliki ruang gerak yang jauh lebih luas untuk mendukung ekspansi kegiatan usaha mereka ke depan.