Home Nasional Gempa M 7,3 Guncang Bitung, BMKG Aktivasi Peringatan Dini Tsunami!
Nasional

Gempa M 7,3 Guncang Bitung, BMKG Aktivasi Peringatan Dini Tsunami!

Bagikan
Gempa Bumi
Bagikan

finnews.id –  Masyarakat Sulawesi Utara dan sekitarnya dikejutkan oleh guncangan hebat pada Kamis (2/4) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 7,3 telah mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, tepat pukul 05.48 WIB. Akibat kekuatan gempa yang masif tersebut, BMKG secara resmi mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami.

Berdasarkan data teknis, episenter gempa terletak pada koordinat 1.21 Lintang Utara dan 126.25 Bujur Timur. Pusat getaran berada di laut pada kedalaman 62 kilometer. Meskipun masuk dalam kategori kedalaman menengah, besarnya energi yang terlepas membuat otoritas terkait segera menyalakan alarm kewaspadaan bagi masyarakat, terutama mereka yang tinggal di sepanjang garis pantai.

Dampak gempa ini meluas hingga ke wilayah Maluku Utara. Laporan resmi dari akun @infoBMKG menyebutkan bahwa warga di Ternate merasakan guncangan paling hebat dengan skala intensitas V-VI MMI. Pada level ini, getaran mampu membangunkan hampir seluruh penduduk dan berpotensi menyebabkan kerusakan ringan pada struktur bangunan.

Kondisi serupa terjadi di wilayah Ibu yang merasakan getaran skala V MMI. Sementara itu, masyarakat di Kota Manado melaporkan guncangan pada skala IV-V MMI. Wilayah lain yang turut merasakan dampak gempa ini meliputi Gorontalo, Bone Bolango, hingga Gorontalo Utara dengan skala III MMI, di mana getaran terasa sangat nyata di dalam rumah layaknya truk besar yang sedang melintas.

Imbauan Evakuasi Menuju Tempat Tinggi

Hingga saat ini, BMKG terus memantau fluktuasi muka air laut melalui alat pengukur pasang surut. Langkah ini bertujuan untuk memastikan apakah terjadi kenaikan air yang signifikan sebagai tanda tsunami. Sebagai langkah antisipasi, pihak berwenang meminta warga di pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara untuk segera melakukan evakuasi mandiri.

“Masyarakat harus menjauhi area pantai dan segera menuju ke tempat yang lebih tinggi,” tegas BMKG dalam keterangan resminya.

Pihak kepolisian dan BPBD setempat kini tengah melakukan pendataan menyeluruh terkait dampak kerusakan bangunan maupun kemungkinan adanya korban jiwa. Selain itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. BMKG mengimbau warga agar tidak kembali ke dalam rumah sebelum memastikan kondisi bangunan benar-benar aman dan kokoh dari kerusakan struktural.(*).

Bagikan
Written by
Ari Nur Cahyo

Penulis di FIN Corp sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.

Artikel Terkait
Larangan mengajar 2027 ditakutkan memicu krisis guru besar-besaran. Kebijakan ini terasa seperti "vonis mati" bagi karier guru honorer.
NasionalNews

Peringatan Keras! Larangan Mengajar Guru Honorer Berlaku 2027, DPRD Jatim Teriak

Finnews.id – Jakarta – Kabut tebal mulai membuat masa depan jutaan tenaga...

BareskrimPolri berhasil menahan sebanyak 321 pelaku sindikat Judi Online (Judol) di Gedung Perkantoran di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat (Jakbar).
NasionalNews

321 Pelaku Sindikat Judol Hayam Wuruk Tertangkap, Markas Bergeser

Finnews.id – Jakarta – BareskrimPolri berhasil menahan sebanyak 321 pelaku sindikat Judi...

Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026 hanya dua hari, yakni libur nasional pada tanggal 14 Mei dan cuti bersama pada 15 Mei.
Nasional

Libur Kenaikan Yesus Kristus dan Cuti Bersama, Gaji Dipotong atau Tidak?

Finnews.id – Jakarta – Pada Tahun 2026 ini, umat Kristiani akan memperingati...

Nasional

Viral Kiai Usman Ridho Tegur Pemain Keyboard saat Ceramah: Ini Kiai, Bukan Pelawak!

finnews.id – Jagat maya kembali heboh dengan unggahan video yang memperlihatkan sosok...