finnews.id – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di rest area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek dipastikan dalam kondisi aman.
Supervisor SPBU KM 57, Yoga Pratama, menegaskan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM selama periode mudik.
“Alhamdulillah aman kalau persiapan kita udah jauh-jauh hari untuk masalah stok BBM. Kita sudah persiapkan untuk masalah arus mudik,” tegas Yoga kepada Disway, Sabtu, 14 Maret 2026.
Ia memperkirakan lonjakan jumlah pengunjung di SPBU yang berada di Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek akan terjadi dalam dua hari ke depan, atau sekitar Senin, 16 Maret 2026.
“2 hari kedepan (prediksi) puncak pengunjung. Hari pertama arus mudik tahun ini lebih lengang daripada tahun kemarin,” tuturnya.
Sementara itu, kondisi rest area KM 57 pada Sabtu sore terpantau sudah sangat padat. Pemudik bahkan diminta untuk melanjutkan perjalanan ke rest area lain karena kapasitas tempat istirahat tersebut telah penuh.
Berdasarkan pantauan tim mudik Disway sekitar pukul 17.00 WIB, sebuah papan peringatan berwarna kuning dipasang di pintu masuk rest area. Papan tersebut berisi pemberitahuan dari Satuan Lalu Lintas Polres Karawang yang menginformasikan bahwa lokasi tersebut sudah tidak dapat menampung kendaraan.
“Mohon maaf rest area penuh, silahkan istirahat di rest area berikutnya,” bunyi pesan pada papan pemberitahuan tersebut.
Sejumlah petugas juga terlihat berjaga di sekitar pintu masuk untuk mengarahkan kendaraan agar melanjutkan perjalanan menuju titik peristirahatan berikutnya.
Di jalur utama Tol Jakarta–Cikampek, arus kendaraan pemudik terlihat cukup ramai meskipun belum menimbulkan kemacetan berarti. Kendaraan pribadi mendominasi lalu lintas, diselingi truk logistik serta minibus yang melintas menuju berbagai daerah tujuan mudik.
Selain area parkir yang sudah penuh, berbagai fasilitas di dalam rest area juga dipadati pengunjung. Banyak pemudik memanfaatkan tempat tersebut untuk beristirahat, mengisi bahan bakar, hingga membeli makanan dan camilan sambil menunggu waktu berbuka puasa.