Home News JUSUF KALLA MURKA! Lahan 16,4 Hektare Diklaim Grup Lippo: Ini Perampokan, Jangan Main-Main di Makassar, Saya Akan Lawan!
News

JUSUF KALLA MURKA! Lahan 16,4 Hektare Diklaim Grup Lippo: Ini Perampokan, Jangan Main-Main di Makassar, Saya Akan Lawan!

Bagikan
JUSUF KALLA MURKA, Lahan 16,4 Hektare Diklaim Grup Lippo
JUSUF KALLA MURKA, Lahan 16,4 Hektare Diklaim Grup Lippo
Bagikan

Finnews.id – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), marah besar. Ini setelah lahan seluas 16,4 hektare miliknya di kawasan Metro Tanjung Bunga diklaim oleh PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD). Perusahaan ini disebut-sebut berafiliasi dengan Grup Lippo.

Lahan strategis di depan Trans Mall Makassar itu telah dimiliki JK lebih dari 30 tahun. Dibeli langsung dari ahli waris Raja Gowa. Tanah milik JK itu pun sudah mengantongi sertifikat resmi serta akta jual beli.

“Ini tanah saya. Saya beli dari anak Raja Gowa tiga dekade lalu. Semua dokumen lengkap dan sah. Dulu memang masuk Gowa, sekarang jadi Makassar,” tegas JK saat meninjau lokasi, Rabu, 5 November 2025.

Menurutnya, klaim sepihak GMTD tidak berdasar dan terkesan sebagai upaya “perampokan terstruktur”.

Saat berbicara di hadapan pekerja dan masyarakat setempat, JK dengan nada tinggi menilai tindakan GMTD bukan hanya persoalan hukum.

Melainkan penghinaan terhadap harga diri masyarakat Bugis-Makassar yang menjunjung tinggi nilai siri’ (kehormatan).

“Ini bukan soal bisnis. Tapi soal kehormatan. Dalam ajaran kami, mempertahankan tanah itu bagian dari jihad,” tegas JK dengan nada geram.

Para pekerja di lokasi pun menyatakan kesetiaan dan dukungan penuh kepada JK. “Kami akan bela Puang JK. Semua bukti dan sertifikat ada, tidak bisa dibantah,” kata salah satu pekerja.

JK Tantang GMTD Tunjukkan Bukti Otentik

JK juga menantang GMTD untuk menunjukkan bukti sah dan dasar hukum klaim mereka sesuai keputusan Mahkamah Agung (MA).

Ia menilai eksekusi sepihak tanpa keterlibatan Badan Pertanahan Nasional (BPN) maupun aparat wilayah adalah tindakan melawan hukum.

“Kalau memang ada keputusan MA, tunjukkan lokasi yang benar. Jangan seenaknya datang dan mengklaim tanah orang. Itu sama saja merampok,” seru JK.

Dia menyebut GMTD bisa saja menjadi korban pihak yang menjual tanah palsu.

“Bisa jadi mereka beli dari orang yang salah. Tapi jangan salah sasaran. Jangan injak hak orang lain,” tambahnya.

Sindiran Tajam untuk Grup Lippo

Dalam pernyataannya, JK secara terbuka menuding Grup Lippo sering kali terlibat dalam persoalan lahan serupa di berbagai daerah.

Bagikan
Artikel Terkait
Menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
News

Target Juni 2026, Pemerintah Siap Terbitkan Panda Bond untuk Perkuat APBN

finnews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan penerbitan surat utang global...

News

Aturan Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta 2026: Simak dengan Teliti Penjelasan Lengkapnya!

finnews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menghadirkan kabar baik bagi...

News

Pabrik Baja Krakatau Osaka Steel Tutup, 170 Pekerja Terdampak

finnews.id – Kabar mengejutkan datang dari industri baja nasional. Osaka Steel Co...

News

MELEDAK! Subsidi Energi Tembus Rp118,7 Triliun di Awal 2026, Melonjak 266 Persen

finnews.id – Angka subsidi dan kompensasi energi Indonesia benar-benar “meledak” di awal 2026....