“Itu sudah jadi pola. Tapi ingat, ini Makassar. Jangan coba-coba main di sini. Kami akan lawan sampai kapan pun,” ucapnya tajam.

Ia menegaskan, jika tokoh sebesar dirinya saja diperlakukan semena-mena, maka masyarakat kecil akan jauh lebih rentan terhadap praktik serupa.

“Kalau Haji Kalla saja diganggu, bagaimana nasib rakyat biasa?” katanya dengan nada kecewa.

Meski marah, JK menegaskan dirinya akan tetap menempuh jalur hukum. Dia menyerahkan pembuktian pada proses peradilan yang adil.

“Kami akan melawan ketidakadilan dengan bukti dan hukum. Jangan ada aparat yang bermain,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, PT GMTD Tbk belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan keras Jusuf Kalla tersebut.