finnews.id – MotoGP berpotensi menguji format grid start baru yang terinspirasi dari Formula 1 pada Grand Prix Hungaria di Sirkuit Balaton Park. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan keselamatan pembalap setelah sejumlah insiden serius terjadi sepanjang musim.

Menurut laporan Sky Italia yang dikutip Crash.net, MotoGP tengah mempertimbangkan penggunaan susunan grid dengan dua pembalap per baris, menggantikan format saat ini yang menempatkan tiga pembalap dalam setiap baris start.

Perubahan tersebut diyakini akan memberikan ruang yang lebih besar bagi para pembalap saat melaju menuju tikungan pertama, sehingga dapat mengurangi risiko tabrakan pada fase awal balapan.

Respons atas Insiden di Catalunya

Pembahasan mengenai perubahan format grid semakin menguat setelah terjadinya kecelakaan besar di GP Catalunya yang melibatkan Alex Marquez. Tak lama kemudian, Johann Zarco juga mengalami insiden saat prosedur restart berlangsung.

Kecelakaan-kecelakaan tersebut kembali memunculkan kekhawatiran mengenai tingkat keselamatan pada fase start balapan, ketika seluruh pembalap berakselerasi secara bersamaan dalam ruang yang sangat terbatas.

Chief Sporting Officer MotoGP, Carlos Ezpeleta, mengakui bahwa pihak penyelenggara bersama tim-tim peserta sedang mengevaluasi sejumlah langkah untuk meningkatkan aspek keselamatan.

“Ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan dan kami sudah mulai mendiskusikannya bersama tim,” kata Ezpeleta saat GP Italia di Mugello.

Ia menambahkan bahwa salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah memberikan ruang lebih besar antar pembalap di grid start.

“Jika ada pertimbangan yang perlu dilakukan, itu adalah memberikan lebih banyak ruang bagi para pembalap sehingga mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk bermanuver menuju tikungan pertama,” jelasnya.

Perubahan Besar Sejak 2004

MotoGP sebenarnya sudah pernah melakukan perubahan signifikan pada format grid start. Pada 2004, kelas utama mengurangi jumlah pembalap dari empat menjadi tiga pembalap per baris.