finnews.id – Joan Mir mengaku tidak menikmati Sprint MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park. Pembalap Honda itu bahkan menyebut balapan berlangsung membosankan karena dirinya tidak memiliki kesempatan untuk menyerang atau menyalip rival di lintasan.
Mantan juara dunia MotoGP tersebut mengakhiri Sprint Race di posisi ke-15 setelah menghabiskan sebagian besar balapan terjebak di belakang pembalap lain. Kondisi motor Honda RC213V yang sulit dikendalikan saat pengereman menjadi penyebab utama frustrasi yang dirasakannya sepanjang balapan.
Mir Kesulitan Menyalip Sejak Awal Balapan
Memulai balapan dari posisi ke-13, Mir sebenarnya sempat mendapatkan start yang cukup baik. Namun peluang untuk memperbaiki posisi langsung terhambat pada tikungan awal.
Menurut Mir, insiden yang melibatkan Brad Binder membuatnya kehilangan kesempatan untuk melakukan manuver penting pada fase awal balapan.
“Saya melakukan start yang bagus, tetapi kemudian Brad memutuskan mengerem dan tidak bisa menghentikan motornya, sehingga saya kehilangan kesempatan untuk menyalip,” ujar Mir.
Ia mengaku sempat memperoleh beberapa posisi, tetapi setelah itu kesulitan mulai muncul. Motor Honda yang dikendarainya tidak mampu memberikan performa pengereman yang dibutuhkan untuk menyerang lawan.
Sprint Race Dinilai Sangat Membosankan
Karakteristik Balaton Park yang sempit memang membuat peluang menyalip cukup terbatas. Situasi tersebut semakin diperparah oleh masalah teknis yang dialami Mir.
Pembalap asal Spanyol itu secara terbuka menyebut balapan Sprint di Hungaria sebagai salah satu balapan paling membosankan yang pernah dijalaninya.
“Kami melihat balapan yang sangat membosankan,” kata Mir.
“Saya juga merasa bosan karena tidak punya kesempatan untuk menyerang. Saya hanya berada di belakang pembalap lain karena tidak bisa mengendarai motor seperti yang saya inginkan. Ini sprint yang sulit.”
Komentar tersebut menggambarkan betapa frustrasinya Mir saat tidak mampu memaksimalkan potensi yang dimilikinya sepanjang balapan.
Getaran pada Motor Jadi Masalah Utama
Mir menjelaskan bahwa masalah terbesar yang dihadapi Honda bukan hanya kurangnya grip, tetapi juga getaran yang muncul saat pengereman.