Finnews.id – Viral Panggung Hiburan Global Berduka atas Kepergian Sang Maestro R&B
Peabo Bryson, penyanyi R&B legendaris yang dikenal lewat lagu-lagu hit Disney seperti “Beauty and the Beast” dan “A Whole New World”, meninggal dunia.
Kabar duka itu disampaikan keluarga melalui pernyataan resmi. Penyebab kematian belum diungkap, meski sebelumnya keluarga menyebut pada Minggu (31/5/2026) Bryson sempat mengalami stroke.
Industri musik internasional kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Penyanyi balada romantis dan R&B legendaris, Peabo Bryson, dikabarkan telah mengembuskan napas terakhirnya. Kepergian musisi yang dikenal memiliki jangkauan vokal tenor yang luar biasa ini menyisakan kesedihan yang mendalam bagi jutaan penggemar di seluruh belahan dunia, termasuk di Indonesia.
Selama beberapa dekade, nama pria ini telah melekat erat sebagai ikon lagu-lagu cinta yang menemani berbagai generasi. Suara khasnya yang hangat dan penuh penghayatan selalu berhasil menyihir siapa saja yang mendengarkannya, menjadikan dirinya salah satu kolaborator paling dicari di masanya.
Warisan Abadi Sang Pengisi Suara Keajaiban Disney
Bicara soal pencapaian, nama almarhum tidak akan pernah bisa tertinggal dari sejarah emas film-film animasi klasik Disney. Lewat duet magisnya bersama Celine Dion dalam lagu “Beauty and the Beast” (1991) serta bersama Regina Belle dalam “A Whole New World” (Aladdin, 1992), ia berhasil membawa pulang penghargaan Grammy Awards yang bergengsi.
Lagu-lagu tersebut bukan sekadar soundtrack film, melainkan telah bertransformasi menjadi lagu wajib dalam berbagai perayaan pernikahan dan momen romantis di seluruh dunia. Kemampuannya dalam membangun chemistry vokal yang intim dengan lawan duetnya menjadikan karya-karya tersebut tetap hidup, segar, dan tidak lekang oleh waktu industri musik terus berubah arah.
Penghormatan Terakhir untuk Sang Legenda Balada
Hingga saat ini, ucapan duka cita terus mengalir deras dari sesama musisi papan atas, eksekutif musik, hingga para penggemar di media sosial. Banyak yang mengenangnya tidak hanya sebagai seorang penyanyi jenius, tetapi juga sebagai sosok pria budiman ( gentleman ) yang sangat rendah hati di belakang panggung.