Trump Juga Hubungi Netanyahu
Trump turut mengungkapkan bahwa dirinya telah berbicara melalui sambungan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Ia menyebut percakapan tersebut berjalan sangat baik.
Israel selama ini dikenal mengambil sikap keras terhadap Iran, terutama terkait program nuklir Teheran. Karena itu, komunikasi antara Trump dan Netanyahu menjadi perhatian penting di tengah proses negosiasi baru tersebut.
Trump kembali menegaskan bahwa kesepakatan apa pun nantinya harus memastikan Iran tidak akan memperoleh senjata nuklir.
Dunia Tunggu Kepastian
Pernyataan Trump langsung menjadi perhatian dunia internasional karena potensi pembukaan kembali Selat Hormuz dapat membantu menstabilkan distribusi energi global.
Meski begitu, sejumlah pengamat menilai proses finalisasi masih menghadapi tantangan besar, terutama terkait isu program nuklir Iran, sanksi ekonomi Amerika Serikat, dan jaminan keamanan kawasan Timur Tengah.
Untuk saat ini, dunia masih menunggu pengumuman resmi mengenai bentuk akhir kesepakatan yang diklaim hampir selesai tersebut.
Penutup
Klaim Donald Trump mengenai hampir rampungnya kesepakatan AS-Iran menjadi perkembangan penting dalam geopolitik Timur Tengah. Jika benar terealisasi, pembukaan kembali Selat Hormuz berpotensi mengurangi ketegangan global sekaligus membantu stabilitas pasar energi dunia. Namun keberhasilan kesepakatan tersebut masih bergantung pada finalisasi isu-isu krusial yang selama ini menjadi sumber konflik antara Washington dan Teheran.
Referensi:
- BBC News — “Trump says Iran deal ‘largely negotiated’ including reopening Strait of Hormuz”
- Reuters — “US and Iran report progress in talks ending war”
- Al Jazeera — “Trump says Iran agreement largely negotiated, awaiting finalisation”