Home News Trump Klaim Kesepakatan AS-Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka
News

Trump Klaim Kesepakatan AS-Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Bagikan
Donald Trump, Image: Ajale / Pixabay
Bagikan

finnews.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa kesepakatan besar antara Amerika Serikat dan Iran kini telah “sebagian besar dinegosiasikan” dan tinggal menunggu finalisasi. Pernyataan tersebut disampaikan Trump setelah melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah pemimpin negara Timur Tengah.

Trump menyebut salah satu poin penting dalam kesepakatan itu adalah pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi pusat perhatian dunia karena berpengaruh besar terhadap distribusi minyak global.

Melalui unggahan di media sosialnya, Trump mengatakan bahwa rincian akhir dari kesepakatan damai masih terus dibahas dan akan diumumkan dalam waktu dekat.

“Kesepakatan telah sebagian besar dinegosiasikan, tinggal finalisasi antara Amerika Serikat, Republik Islam Iran, dan berbagai negara lainnya,” tulis Trump.

Selat Hormuz Jadi Sorotan Global

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur energi paling penting di dunia. Jalur laut sempit tersebut menjadi penghubung utama ekspor minyak dari kawasan Teluk menuju pasar internasional. Ketegangan yang terjadi di kawasan itu sebelumnya sempat memicu kekhawatiran besar terhadap stabilitas harga energi dunia.

Trump menyatakan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi bagian dari upaya perdamaian yang tengah dinegosiasikan bersama Iran dan sejumlah negara lain di kawasan Timur Tengah.

Selain Iran dan Amerika Serikat, Trump juga menyebut telah berbicara dengan pemimpin Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan beberapa negara lain terkait memorandum perdamaian tersebut.

Iran Akui Ada Kemajuan Negosiasi

Dari pihak Iran, juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baqaei mengakui bahwa posisi Iran dan Amerika Serikat memang mulai menunjukkan titik temu dalam beberapa hari terakhir.

Namun Baqaei menegaskan bahwa masih ada sejumlah isu penting yang belum mencapai kesepakatan final. Ia juga menuding Washington beberapa kali mengeluarkan pernyataan yang saling bertentangan selama proses negosiasi berlangsung.

Meski demikian, perkembangan terbaru ini dinilai menjadi sinyal positif setelah hubungan kedua negara mengalami ketegangan panjang selama bertahun-tahun.

Bagikan
Artikel Terkait
News

Cara Cek Bansos Kemensos Mei 2026 Pakai NIK KTP Lewat HP

finnews.id – Masyarakat Indonesia kembali mencari informasi mengenai cara mengecek bantuan sosial...

News

Harga Emas Perhiasan Terpantau Stagnan pada Sabtu Pagi, Cek Rinciannya di Sini

finnews.id – Tiga jaringan ritel emas yakni Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi...

News

Emas ANTAM Wajib Diborong Sekarang ! Harga sedang Terjun Bebas

Finnews.id – EKONOMI Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT...

PT QSS
News

Bos PT QSS Resmi Ditahan Kejagung, Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tambang Bauksit

finnews.id – Komisaris sekaligus Beneficial Owner PT QSS, SDT, resmi ditetapkan sebagai...