Home Market Indonesia Siap Stop Impor Solar 2026
Market

Indonesia Siap Stop Impor Solar 2026

Bagikan
BBM Biosolar
Bagikan

finnews.id – Kabar besar datang dari sektor energi nasional. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menargetkan Indonesia tidak lagi mengimpor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar mulai 2026.

Langkah ambisius ini disebut sebagai tonggak penting menuju kedaulatan energi nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan luar negeri.

Bahlil mengungkapkan bahwa konsumsi solar Indonesia saat ini berada di angka sekitar 40 juta kiloliter (kl) per tahun.

Namun, berkat berbagai strategi substitusi energi, ketergantungan terhadap impor terus ditekan hingga akhirnya ditargetkan nol pada 2026.

“Dalam sejarah bangsa kita, 2026 kita tidak lagi impor solar karena semuanya sudah dipenuhi dari dalam negeri,” tegas Bahlil.

Keberhasilan ini tak lepas dari program biodiesel yang terus dikembangkan sejak 2016.

Program ini berkembang pesat dari: B10, B20, B30, B40 hingga target B50 pada Juli 202.

Program B50 sendiri merupakan campuran bahan bakar solar dengan minyak sawit (CPO) yang diolah menjadi FAME (Fatty Acid Methyl Ester).

“Konversi dari B0 ke B50 menjadi kunci utama kita menghentikan impor solar,” jelas Bahlil.

Kilang Balikpapan Jadi Penopang Utama

Selain biodiesel, peningkatan kapasitas produksi dalam negeri juga diperkuat melalui proyek RDMP Kilang Balikpapan.

Dengan beroperasinya kilang tersebut, kebutuhan solar nasional diyakini bisa dipenuhi sepenuhnya dari produksi domestik.

“Begitu Kilang Balikpapan beroperasi penuh, impor solar akan dihentikan,” ujarnya.

Produksi Dalam Negeri Sudah Mencukupi

Data menunjukkan:

  • Kebutuhan solar nasional: 39,8 juta KL/tahun
  • Pasokan dari program B40 (FAME): 15,9 juta KL
  • Kebutuhan solar murni (B0): 23,9 juta KL
  • Produksi dalam negeri: 26,5 juta KL/tahun

Dengan angka tersebut, Indonesia dinilai sudah berada di jalur yang tepat untuk menghentikan impor solar sepenuhnya mulai pertengahan 2026, khususnya untuk produk CN 48 dan CN 51.

Langkah penghentian impor solar ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Market

Mendag Blak-Blakan Soal Penyebab Rencana Menaikan HET Minyakita 

finnews.id – Pemerintah membuka peluang penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita di...

Harga BBM Pertamina Turun Mei 2025, Peluang Baru untuk Hemat Pengeluaran Harian
Market

Harga BBM Pertamax 92 Segera Naik, Menteri ESDM Bahlil: Saya Pikir Tak Masalah

finews.id – Lonjakan harga minyak dunia akibat memanasnya konflik antara Iran, Israel,...

Market

Disperdagin Optimistis Kinerja Ekspor Rotan Cirebon Menguat Tahun 2026

finnews.id – Kinerja ekspor produk rotan dari Kabupaten Cirebon, diperkirakan akan kembali...

Market

Harga BBM Naik Drastis !! Diesel Vivo Tembus Rp 30 Ribu per Liter

finnews.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di awal...