Home Nasional Kemendikdasmen Buka Penjaringan Guru untuk Percepatan PPG 2026, Batas Akhir 30 April
Nasional

Kemendikdasmen Buka Penjaringan Guru untuk Percepatan PPG 2026, Batas Akhir 30 April

Bagikan
Penjaringan Data Guru
Bagikan

finnews.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bergerak cepat menuntaskan agenda besar peningkatan mutu tenaga pendidik di tanah air. Pemerintah secara resmi meluncurkan program Penjaringan Data Guru Tertentu Belum Bersertifikat Pendidik Tahun 2026 sebagai langkah akselerasi menuntaskan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), pemerintah menargetkan seluruh guru yang memenuhi syarat hukum dan administratif dapat terdata secara akurat. Langkah ini bertujuan agar para guru tersebut segera memperoleh kesempatan mengikuti program PPG guna mendapatkan tunjangan profesi dan pengakuan kompetensi.

Namun, pemerintah masih menemukan kendala di lapangan. Berdasarkan hasil verifikasi data nasional, sejumlah guru aktif yang masuk dalam kriteria sasaran ternyata belum melakukan pendaftaran seleksi administrasi hingga akhir tahun 2025 lalu. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan tertinggalnya hak-hak kesejahteraan dan profesionalisme guru tersebut.

Pemerintah mengimbau para guru, baik yang mengabdi di sekolah negeri maupun swasta, untuk segera melakukan pengecekan data. Bagi guru yang memenuhi persyaratan namun belum mengantongi sertifikat pendidik, wajib melakukan konfirmasi keberminatan melalui aplikasi SIMPKB atau laman Info GTK.

Masyarakat dan para pendidik perlu mencatat bahwa proses konfirmasi ini memiliki batas waktu yang ketat. Kemendikdasmen akan menutup pintu konfirmasi tepat pada tanggal 30 April 2026. Ketegasan batas waktu ini bertujuan agar jadwal pelaksanaan tahap selanjutnya tidak terganggu.

Direktur Jenderal GTK, Nunuk Suryani, menegaskan bahwa penjaringan ini merupakan fondasi utama untuk membangun kualitas pendidikan nasional. Ia menyebut program ini sebagai jembatan bagi guru-guru senior maupun guru baru yang telah mendedikasikan diri hingga tahun ajaran 2023/2024.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh guru tertentu yang telah mengajar sampai dengan tahun 2023/2024 benar-benar teridentifikasi. Melalui penjaringan data ini, kami memfasilitasi mereka secara penuh untuk masuk ke dalam sistem PPG,” ujar Nunuk dalam keterangan persnya di Jakarta.

Transformasi Menuju Penyiapan Calon Guru

Nunuk juga memaparkan visi besar di balik penuntasan sertifikasi guru dalam jabatan ini. Menurutnya, keberhasilan program tahun 2026 akan menjadi titik balik fundamental bagi ekosistem pendidikan Indonesia. Begitu seluruh guru aktif saat ini telah tersertifikasi, Kemendikdasmen akan mengubah fokus program PPG.

Bagikan
Written by
Ari Nur Cahyo

Penulis di FIN Corp sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.

Artikel Terkait
Stok Beras Bulog
Nasional

Terungkap Stok Beras di Bulog, Cukup Untuk Berapa Lama?

finnews.id – Pemerintah mengungkap fakta mengejutkan terkait cadangan beras nasional. Hingga Kamis,...

Nasional

Hari Buku Sedunia 2026: UNESCO Nobatkan Rabat Jadi Pusat Literasi Global

finnews.id – UNESCO bersama organisasi literasi internasional secara serentak merayakan Hari Buku...

Nasional

Viral Video Penumpang Masak Mi Instan di Gerbong, KAI Langsung Bertindak

finneews.id – Jagat maya kembali heboh dengan aksi nyeleneh seorang penumpang kereta...

Nasional

Cara Cek Desil Bansos Online April 2026 lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP

finnews.id – Pemerintah terus mempermudah akses informasi bantuan sosial bagi masyarakat di...