finnews.id – Kasus bayi nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Peristiwa ini bermula dari pengalaman seorang ibu bernama Nina Saleha yang mengaku hampir kehilangan bayinya akibat kelalaian tenaga kesehatan.
Kronologi Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung
Nina Saleha membagikan pengalamannya melalui TikTok setelah melahirkan di RSHS Bandung. Ia mengaku meninggalkan bayinya sebentar di ruang perawatan karena suatu keperluan.
Namun, perasaan tidak tenang membuatnya kembali ke ruangan lebih cepat. Saat tiba, Nina terkejut karena bayinya sudah berada dalam gendongan orang lain.
Ia langsung mengenali bayi tersebut dari pakaian dan selimut yang digunakan. Setelah memanggil orang yang menggendong bayi itu, Nina memastikan bahwa bayi tersebut memang anaknya.
Ketika meminta penjelasan, perawat menyebut bahwa dirinya telah memanggil Nina beberapa kali. Karena tidak mendapat respons, bayi tersebut kemudian diserahkan kepada orang lain.
Permintaan Maaf Resmi dari RSHS Bandung
Pihak rumah sakit segera memberikan klarifikasi dan permintaan maaf atas kejadian tersebut. Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi, menyampaikan penyesalan atas insiden yang dialami pasien.
“Manajemen Rumah Sakit Hasan Sadikin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Ibu Nina Saleha,” kata Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi di Bandung, Jumat, 10 April 2026.
Rachim juga memastikan bahwa pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan Nina Saleha untuk memahami kronologi kejadian sekaligus menindaklanjuti keluhan.
Selain itu, pihak rumah sakit telah mengunjungi keluarga Nina dan menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan. RSHS juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
“RSHS berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta melakukan perbaikan berkelanjutan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan,” tulis pernyataan.