finnews.id – Komitmen Presiden RI, Prabowo Subianto untuk dirikan bangunan dan fasilitas rumah layak huni bagi para korban bencana Aceh Tamiang tidak main-main.
Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri untuk meninjau langsung bangunan dan fasilitas Rumah Hunian Danantara yang dibangun oleh BPI Danantara di Kebun Tj Seumantoh, Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Kamis.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi hunian serta kesiapan fasilitas yang disediakan bagi warga terdampak. Saat tiba di lokasi, Prabowo lebih dulu menyapa dan berjabat tangan dengan warga yang sudah menunggu sejak awal.
Setelah berinteraksi dengan masyarakat, Prabowo bersama Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem meninjau area hunian yang mulai dibangun sejak 24 Desember 2025.
Dalam peninjauan itu, CEO Danantara Rosan Roeslani memaparkan perkembangan pembangunan rumah hunian. Ia menjelaskan bahwa Danantara sedang membangun total 600 unit hunian lengkap dengan berbagai fasilitas pendukung.
Fasilitas yang disiapkan dan diutamakan antara lain lima unit rumah yang masing-masing dilengkapi toilet dan kamar mandi, 14 dapur umum, mushola, serta area taman bermain. Hunian tersebut juga sudah dilengkapi tempat tidur, kipas angin, dan akses WiFi gratis untuk memenuhi kebutuhan dasar dari para penghuni.
CEO Rosan juga menambahkan, sebanyak 198 unit sudah rampung per 1 Januari 2026.
Seluruh 600 unit ditargetkan siap huni pada 8 Januari 2026.
Secara keseluruhan, Danantara menargetkan pembangunan hingga 15 ribu unit hunian dalam waktu tiga bulan.
Saat sedang meninjau, Prabowo juga terlihat aktif bertanya soal detail bangunan, termasuk bahan yang digunakan.
“Ini dari seng ya?” kata Prabowo.
Percakapan mengenai hunian tersebut turut melibatkan Mualem, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus H Yudhoyono, serta Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria.
Setelah usai meninjau lapangan, Prabowo melanjutkan agenda dengan menggelar rapat terbatas bersama 10 menteri, Gubernur Aceh, Wakil Gubernur Aceh Fadhullah, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, serta jajaran terkait.