– Izin trayek yang sudah proven profitable
– Customer base yang sudah established
– Revenue stream yang sudah berjalan
– Track record operasional yang sudah teruji
Ini seperti membeli franchise McDonald’s versus buka burger stall sendiri. Yang pertama mahal, tapi sudah ada brand, system, dan customer. Yang kedua murah, tapi belum tentu laku dan butuh effort dari nol.
Ketika IMO GISIS dijadikan standar tunggal untuk menentukan usia kapal dalam valuasi, apakah ini fair?
Standar internasional memang penting, tapi konteks bisnis lokal juga tidak bisa diabaikan.
Kapal yang beroperasi di perairan Indonesia dengan regulasi Indonesia, melayani rute Indonesia, tentu punya karakteristik valuasi yang berbeda dengan kapal yang beroperasi di Mediterania atau Baltic Sea.
Bisnis di Negeri Seribu Prasangka
Indonesia memiliki blessing in disguise yang aneh: kita punya BUMN-BUMN yang powerful dan strategis, namun sistem pengawasan yang paranoid terhadap setiap langkah bisnis mereka.
ASDP adalah contoh sempurna dari paradoks ini—mereka dituntut untuk profitable, tapi setiap keputusan bisnis yang berani dianggap mencurigakan.
Akibatnya, BUMN kita menjadi seperti atlet yang dipaksa jadi juara dunia tapi diwajibkan berlari sambil menggendong karung beras 50 kilo.
Tugas ganda ASDP—mencari keuntungan di rute komersial untuk menyubsidi rute perintis—adalah misi impossible yang tidak pernah dihadapi kompetitor swasta.
Bayangkan Anda harus bersaing dalam balap mobil, tapi Anda wajib berhenti di setiap pos untuk membagikan makanan gratis, sementara pesaing lain boleh ngebut tanpa beban apapun. Itulah realitas BUMN pelayaran di Indonesia.
Bandingkan dengan Temasek di Singapura atau Khazanah di Malaysia. Sovereign wealth fund ini berinvestasi dengan agresif, mengambil risiko tinggi, melakukan akuisisi besar-besaran, dan kadang mengalami kerugian—tanpa direksi mereka langsung masuk bui. Kenapa? Karena ada pemahaman bahwa calculated risk adalah bagian dari permainan bisnis. Kerugian adalah tuition fee untuk pembelajaran, bukan automatically criminal offense.
- akuisisi PT Jembatan Nusantara
- ASDP
- birokrasi Indonesia
- bisnis pelayaran Indonesia
- bisnis vs hukum di Indonesia
- BUMN
- Dahlan Iskan
- ekonomi Indonesia
- ferry Indonesia
- GWS
- Headline
- industri maritim Indonesia
- kapal tenggelam di darat
- kasus hukum BUMN
- kasus korupsi BUMN
- kebijakan BUMN
- Khazanah
- korupsi Indonesia
- logika bisnis Indonesia
- mafia hukum Indonesia
- modernisasi BUMN
- paradoks BUMN Indonesia
- Pengadilan Tipikor
- risiko bisnis BUMN
- sovereign wealth fund Asia
- strategi bisnis BUMN
- Temasek
- Transformasi BUMN