finnews.id – Minat masyarakat terhadap program rekrutmen manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, menunjukkan angka yang sangat tinggi.
Hingga penutupan pendaftaran pada April 2026, jumlah pelamar tercatat mencapai 639.732 orang.
Dari total tersebut, lebih dari 483 ribu peserta berhasil lolos tahap seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke proses berikutnya.
“Saat ini seleksi telah memasuki pelaksanaan tes kompetensi yang akan berlangsung 3 hingga 12 Mei 2026,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Pembentukan Kopdes Merah Putih, Zulkifli Hasan.
Hal ini mencerminkan besarnya antusiasme publik, terhadap peluang berkarier di sektor pemberdayaan ekonomi desa.
Saat ini, proses seleksi telah memasuki tahap uji kompetensi yang dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 12 Mei 2026.
Tes dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), metode yang juga lazim digunakan dalam seleksi aparatur sipil negara untuk menjamin objektivitas penilaian.
Pelaksanaan ujian tersebut tersebar di 72 lokasi di seluruh Indonesia, sehingga peserta dapat memilih tempat yang paling dekat dengan domisili mereka.
Setelah tahap ini, peserta yang lolos akan menghadapi rangkaian seleksi lanjutan berupa psikotes, tes ideologi, hingga pemeriksaan kesehatan yang dijadwalkan pada akhir Mei 2026.
Berdasarkan informasi yang didapat, hasil akhir seleksi direncanakan diumumkan pada 7 Juni 2026.
Bagi kandidat yang dinyatakan lolos, mereka akan mengikuti pelatihan lanjutan, termasuk pelatihan dasar kemiliteran sebagai bagian dari komponen cadangan, serta pembekalan manajerial sesuai bidang tugas.
Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dilakukan secara ketat dan transparan di bawah pengawasan panitia seleksi nasional.
Praktik korupsi, kolusi, maupun nepotisme dipastikan tidak memiliki ruang dalam proses ini.
Masyarakat juga diimbau, untuk tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Tidak ada bayaran apa pun. Tidak ada titipan,” ucapnya.