finnews.id – Kenaikan harga BBM non-subsidi seperti Pertamax Turbo dan Pertamina Dex mulai terasa di awal Mei 2026. Namun di tengah gejolak energi global, pemerintah memastikan kabar baik: harga BBM subsidi dan LPG 3 kg tidak akan naik hingga akhir tahun 2026.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah tetap melindungi masyarakat kecil dari dampak lonjakan harga energi dunia.
“Sampai 31 Desember 2026, sekalipun harga ICP mencapai US$ 100 per barel, Insya Allah harga BBM dan LPG subsidi tidak akan naik,” ujar Bahlil.
Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, kebijakan ini merupakan arahan langsung dari Prabowo Subianto untuk menjaga daya beli masyarakat.
Pemerintah juga memastikan pasokan energi tetap aman dan tidak terganggu meski harga minyak dunia berfluktuasi. Sementara itu, untuk energi non-subsidi, harga akan tetap mengikuti mekanisme pasar.
Beban Subsidi LPG Masih Tinggi
Meski harga ditahan, beban subsidi energi masih menjadi tantangan besar. Pemerintah mencatat impor LPG mencapai Rp137 triliun per tahun, dengan subsidi sekitar Rp80–87 triliun demi menjaga harga LPG 3 kg tetap terjangkau.
Harga LPG Non-Subsidi Resmi Naik
PT Pertamina (Persero) melalui unit bisnisnya Pertamina Patra Niaga telah menaikkan harga LPG non-subsidi sejak 18 April 2026.
Di lapangan, harga LPG 12 kg kini mencapai sekitar Rp245.000 per tabung, naik Rp35.000. Sementara LPG 5,5 kg dijual sekitar Rp130.000 per tabung, naik Rp20.000.
Namun, LPG 3 kg subsidi tetap stabil, dengan harga sekitar Rp22.000 per tabung di tingkat pengecer (HET Rp19.000).
Daftar Harga LPG Terbaru Mei 2026
Berikut daftar harga LPG non-subsidi di tingkat agen resmi (sudah termasuk PPN):
Wilayah Jawa, Bali & NTB
- LPG 5,5 kg: Rp107.000
- LPG 12 kg: Rp228.000
Sumatera & Sulawesi Selatan
- LPG 5,5 kg: Rp111.000
- LPG 12 kg: Rp230.000
Kalimantan & Sulawesi Utara
- LPG 5,5 kg: Rp114.000
- LPG 12 kg: Rp238.000
Kalimantan Utara (Tarakan)
- LPG 5,5 kg: Rp124.000
- LPG 12 kg: Rp265.000
Maluku & Papua
- LPG 5,5 kg: Rp134.000
- LPG 12 kg: Rp285.000
FTZ Batam
- LPG 5,5 kg: Rp100.000
- LPG 12 kg: Rp208.000
Kenaikan harga energi global memang berdampak pada produk non-subsidi. Namun pemerintah memastikan harga BBM subsidi dan LPG 3 kg tetap aman hingga akhir 2026.