Home Infrastruktur Ditargetkan Tampung 22 Ribu Jamaah, Update Kampung Haji Indonesia di Arab
Infrastruktur

Ditargetkan Tampung 22 Ribu Jamaah, Update Kampung Haji Indonesia di Arab

Bagikan
Foto ilustrasi Danantara (Dokumen Istimewa)
Bagikan

finnews.id – Pengembangan kawasan khusus jamaah Indonesia di Makkah atau yang dikenal sebagai Kampung Haji, hingga kini masih terus berproses.

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menyampaikan, kini proyek tersebut belum sepenuhnya mencapai tahap final, terutama karena masih menunggu hasil lanjutan dari proses tender lahan di Arab Saudi.

Proses Tender Tertunda Faktor Geopolitik

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir menjelaskan, bahwa penyelesaian tender lahan mengalami keterlambatan dari jadwal awal.

“Kita lagi nunggu dari pemerintah sana (Arab Saudi). Sebenarnya kita juga kejar-kejar. Dari sisi lot yang sudah kita bid, seharusnya sudah ada kabar sebelumnya, tapi kita masih menunggu. Jadi kita selalu berkomunikasi,” ungkap Pandu Sjahrir.

Kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah menjadi salah satu penyebab utama, yang memengaruhi proses tersebut.

Pemerintah Arab Saudi saat ini disebut lebih memprioritaskan stabilitas nasional dan kepentingan pertahanan.

“Kami mengejar (komunikasi), tapi kami juga tahu di Timur Tengah sedang mengalami guncangan,” jelasnya.

Meski demikian, pihak Danantara tetap aktif menjalin komunikasi untuk memastikan kelanjutan proyek tetap berjalan sesuai rencana.

Aset Awal Sudah Siap Digunakan

Di tengah proses yang masih berlangsung, Danantara telah memiliki aset yang siap dimanfaatkan.

Salah satunya adalah hotel di kawasan Thakher, yakni Novotel Thakher Makkah, yang sudah dapat digunakan oleh jamaah haji Indonesia mulai tahun 2026.

“Sudah bisa (digunakan). Ratingnya bagus, semua ngasihnya 5 star. Happy banget semua yang pakai di sana,” ucapnya.

Hotel tersebut memiliki kualitas layanan, yang dinilai sangat baik dan menjadi langkah awal dalam pengembangan ekosistem Kampung Haji.

Pengembangan Bertahap dari Kawasan Thakher

Proyek Kampung Haji dirancang tidak dibangun sekaligus, melainkan melalui tahapan.

Kawasan Thakher dipilih sebagai fondasi awal, karena telah memiliki infrastruktur dan aset yang siap dikembangkan.

Selain itu, Danantara juga masih mengikuti proses lelang yang dikelola oleh Royal Commission for Makkah City and Holy Sites untuk mendapatkan peluang lokasi lain yang lebih dekat dengan pusat aktivitas ibadah.

Bagikan
Written by
Tuahta Aldo

Saya merupakan jurnalis fin.co.id yang bertugas meliput peristiwa di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. Selain aktif sebagai penulis berita, saya juga aktif menjalani hobi Fotografi dan travelling.

Artikel Terkait
Infrastruktur

Inovasi Kopdes Merah Putih, Dari Pusat Ekonomi hingga Layanan Kesehatan Desa

finnews.id – Pemerintah terus mengembangkan peran Koperasi Desa (Kopdes) Merah, tidak hanya...

Infrastruktur

Kerja Sama Ekonomi Jateng – Aceh Capai Rp 1,06 Triliun, Dorong Pertumbuhan Daerah

finnews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Aceh, resmi menjalin...

Infrastruktur

Digitalisasi Wisata !! Pemkab Probolinggo Uji Coba Tiket Online di Gunung Bromo

finnews.id – Pemerintah Kabupaten Probolinggo mulai mengambil langkah baru dalam pengelolaan pariwisata,...

Infrastruktur

Pelabuhan Terintegrasi Kereta Api Akan Hadir di KEK Batang, Pangkas Biaya Logistik

finnews.id – Pengembangan infrastruktur logistik di Indonesia kembali mendapat dorongan baru, melalui...