Home Megapolitan KEBANGETAN! Petugas PPSU Gunakan AI untuk Manipulasi Laporan Warga
Megapolitan

KEBANGETAN! Petugas PPSU Gunakan AI untuk Manipulasi Laporan Warga

Bagikan
Viral petugas PPSU gunakan AI manipulasi laporan warga di aplikasi JAKI.
Bagikan

finnews.id – Baru-baru ini, jagat media sosial gempar oleh unggahan yang menunjukkan seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) diduga menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) saat merespons laporan masyarakat. Insiden ini terjadi saat penanganan parkir liar di Jalan Damai, Kelurahan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Manipulasi Visual AI yang Memicu Reaksi Keras Warganet

Awalnya, petugas berseragam oranye tersebut terlihat melakukan penanganan di lokasi. Namun, hasil foto yang diunggah menunjukkan kejanggalan besar. Setelah melalui proses berbasis AI, tampilan visual petugas berubah drastis, mulai dari perbedaan atribut pakaian hingga hilangnya beberapa kendaraan yang seharusnya ada dalam gambar.

Warganet menilai tindakan ini sebagai bentuk manipulasi data yang tidak jujur. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa Jalan Damai sangat sempit, hanya selebar dua meter. Di sana, terdapat empat kendaraan yang terparkir sembarangan, bahkan salah satunya sudah menjadi rongsokan. Kondisi ini membuat akses jalan sangat terbatas dan menyulitkan mobilitas warga.

Alih-alih menertibkan kendaraan milik bengkel tersebut secara nyata, respons yang muncul di aplikasi JAKI justru berupa visualisasi digital yang tidak sesuai realitas.

Inspektorat DKI Jakarta Turun Tangan

Buntut dari polemik ini, pihak berwenang langsung mengambil tindakan tegas. Lurah Kalisari, Nurhasanah, memenuhi panggilan dari Inspektorat DKI Jakarta untuk memberikan penjelasan mendalam.

“Saya dipanggil oleh Inspektorat pukul 10.00 WIB. Nanti wawancara setelah dari sana,” kata Lurah Kalisari, Nurhasanah saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Pemerintah Kota Jakarta Timur pun bergerak cepat dengan menggelar rapat terbatas. Camat Pasar Rebo, Mujiono, mengumpulkan seluruh jajaran mulai dari lurah hingga petugas lapangan untuk memberikan pembinaan khusus agar kejadian serupa tidak terulang.

Teguran Keras: Layanan Publik Harus Nyata, Bukan Digital

Camat Pasar Rebo menegaskan bahwa penggunaan AI untuk urusan teknis lapangan sangat tidak tepat. Menurutnya, fungsi utama PPSU adalah memberikan solusi fisik yang langsung dirasakan masyarakat, bukan sekadar memberikan visualisasi atau manipulasi digital.

“Kami kumpulkan seluruh petugas PPSU, kepala seksi, dan lurah dalam rangka pembinaan agar ke depan tidak lagi menggunakan AI dalam menjalankan tugas,” kata Mujiono.

Mengenai sanksi bagi petugas oranye yang bersangkutan, Mujiono menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada pihak kelurahan sebagai atasan langsung perangkat tersebut.

“Karena PPSU merupakan perangkat kelurahan, maka kewenangan penindakan kami serahkan kepada lurah,” tegasnya.

Kasus ini menjadi evaluasi besar bagi Pemerintah Kota Jakarta Timur. Mereka berkomitmen menjaga kualitas pelayanan publik agar setiap laporan warga melalui aplikasi JAKI ditindaklanjuti secara faktual, transparan, dan jujur tanpa rekayasa teknologi.

Bagikan
Artikel Terkait
Megapolitan

29 Perusahaan di Jakarta Utara Belum Bayar THR Karyawan hingga Saat Ini

finnews.id – Pemerintah Kota Jakarta Utara melalui Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi,...

Megapolitan

Pendatang Baru Wajib Lapor ke Kelurahan! Ini Syarat yang Dibutuhkan

finnews.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mengingatkan seluruh...

Sejumlah pesawat penerbangan saat melakukan lepas landas di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. ANTARA/Azmi Samsul Maarif
Megapolitan

Cuaca Ekstrem, Puluhan Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Terdampak

finnews.id – Cuaca ekstrem yang melanda kawasan Tangerang berdampak pada operasional penerbangan...

Megapolitan

Atap Terminal 3 Bandara Soetta Jebol Akibat Hujan Deras, Penumpang Panik!

finnews.id – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Tangerang dan sekitarnya memicu insiden...