finnews.id – Seorang pengemudi Tesla Cybertruck ditangkap polisi di Texas, Amerika Serikat, setelah sengaja membawa kendaraannya masuk ke danau demi mencoba fitur “Wade Mode”. Insiden itu langsung menarik perhatian publik karena Cybertruck justru mengalami masalah dan akhirnya terendam sebagian di air.
Kasus tersebut terjadi di Grapevine Lake, Texas. Polisi setempat menerima laporan mengenai sebuah Cybertruck yang terlantar di area danau setelah kendaraan itu kemasukan air dan tidak bisa bergerak lagi. Tim penyelamat perairan pun dikerahkan untuk membantu proses evakuasi kendaraan dari tepian danau.
Menurut keterangan kepolisian, pengemudi mengaku sengaja mengarahkan Cybertruck ke danau untuk mencoba fitur Wade Mode yang memang menjadi salah satu kemampuan unik kendaraan listrik buatan Tesla tersebut.
Apa Itu Wade Mode pada Cybertruck?
Wade Mode merupakan fitur khusus yang dirancang agar Cybertruck mampu melewati genangan atau perairan dangkal. Dalam manual resmi Tesla, fitur itu memungkinkan kendaraan memasuki area air seperti sungai kecil atau aliran dangkal dengan kedalaman maksimum sekitar 81,5 sentimeter.
Namun kemampuan tersebut tidak berarti Cybertruck dapat digunakan layaknya kendaraan amfibi. Fitur ini hanya membantu kendaraan meningkatkan kemampuan melintasi air dangkal dalam kondisi tertentu.
Secara teknis, Wade Mode bekerja dengan menyesuaikan tinggi suspensi dan mengoptimalkan sistem kendaraan agar lebih siap menghadapi air. Meski begitu, risiko kerusakan tetap ada jika kendaraan dipaksa masuk ke area yang terlalu dalam.
Polisi Sebut Ada Pelanggaran Keselamatan
Polisi Grapevine menegaskan bahwa meski kendaraan memiliki kemampuan teknis untuk melewati air, pengemudi tetap wajib mematuhi aturan keselamatan dan hukum setempat. Dalam kasus ini, pengemudi ditangkap karena mengoperasikan kendaraan di area danau yang tertutup serta melakukan pelanggaran terkait keselamatan perairan.
Pihak kepolisian juga mengingatkan bahwa membawa kendaraan masuk ke perairan umum secara sengaja dapat menimbulkan risiko besar, baik bagi pengemudi maupun lingkungan sekitar.
Komentar serupa juga muncul dari otoritas setempat yang menegaskan bahwa mereka tidak menyarankan masyarakat sengaja mengendarai kendaraan ke dalam air hanya demi mencoba fitur tertentu.