finnews.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggelar rapat khusus dalam waktu dekat, guna membahas penanganan ikan sapu-sapu yang populasinya semakin meningkat di sejumlah wilayah.
Langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan pemerintah, dalam mengatasi dampak negatif yang ditimbulkan oleh spesies invasif tersebut.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyatakan, rapat tersebut akan melibatkan para wali kota di hampir seluruh wilayah administratif Jakarta.
“Dalam waktu dekat ini Pemerintah DKI Jakarta akan mengadakan rapat khusus mengenai ikan sapu-sapu,” ungkap Pramono Anung.
Ia menilai persoalan ini sudah cukup mengkhawatirkan, sehingga membutuhkan koordinasi menyeluruh lintas wilayah.
Keberadaan ikan sapu-sapu di sungai-sungai Jakarta dinilai membawa berbagai dampak buruk.
“Saya akan minta seluruh wali kota, kalau di Pulau Seribu nggak lah, semua wali kota untuk menangani ini karena memang dampaknya sudah terasa,” jelasnya.
Selain memangsa ikan lokal dan mengganggu keseimbangan ekosistem, ikan ini juga memiliki kebiasaan membuat lubang di tepian sungai yang dapat merusak struktur tanggul.
Pemerintah daerah berkomitmen, untuk menangani masalah ini secara serius dan terstruktur.
“Sehingga dengan demikian penanganan untuk ikan sapu-sapu ini kami akan tangani secara serius karena Jakarta mudah-mudahan bisa jadi role model untuk itu,” ucapnya.
Upaya yang telah dilakukan di beberapa titik, seperti di kawasan pusat kota, diharapkan bisa menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengendalikan populasi ikan tersebut.
Lebih lanjut, pemerintah berharap penanganan ikan sapu-sapu di Jakarta dapat menjadi model bagi daerah lain di Indonesia, dalam mengatasi persoalan serupa.