finnews.id – Raksasa teknologi asal Jepang, Sony, resmi menaikkan tarif layanan berlangganan PlayStation Plus (PS Plus) untuk kategori Extra dan Premium di berbagai wilayah. Langkah ini menyusul pengumuman sebelumnya mengenai penyesuaian harga bagi pelanggan baru dengan alasan merespons kondisi pasar saat ini. Strategi Sony ini mengejutkan banyak pihak karena semula pengguna memperkirakan kenaikan hanya akan menyasar paket Essential saja.

Namun, rincian harga terbaru memberikan fakta berbeda. Sony kini menerapkan tarif yang lebih tinggi untuk seluruh tingkatan layanan, mulai dari langganan bulanan hingga paket tiga bulanan. Kebijakan ini tentu berdampak langsung pada pengeluaran para pemain konsol PlayStation yang ingin menikmati akses permainan daring maupun katalog game eksklusif.

Rincian Kenaikan Harga Paket Bulanan

Sony mengerek harga PlayStation Plus Premium untuk durasi satu bulan menjadi 19,99 dollar AS atau setara Rp 355.800 (dengan asumsi kurs Rp 17.800 per dollar AS). Angka ini menunjukkan kenaikan dari tarif sebelumnya yang berada di posisi 17,99 dollar AS atau sekitar Rp 320.200. Tidak hanya paket tertinggi, paket menengah yakni PlayStation Plus Extra juga mengalami lonjakan harga.

Kini, pengguna harus merogoh kocek sebesar 16,99 dollar AS atau sekitar Rp 302.400 untuk paket Extra, naik dari harga lama sebesar 14,99 dollar AS atau Rp 266.800. Sementara itu, paket paling dasar, yaitu Essential, sebelumnya telah lebih dulu merangkak naik dari 9,99 dollar AS (Rp 177.800) menjadi 10,99 dollar AS atau sekitar Rp 195.600 per bulan.

Penyesuaian Tarif Paket Tiga Bulanan

Lonjakan harga serupa juga merambah ke paket langganan berdurasi tiga bulan. Berikut adalah rincian tarif terbaru untuk langganan kuartalan tersebut:

PlayStation Plus Premium: Harga melonjak menjadi 54,99 dollar AS (sekitar Rp 978.800) dari sebelumnya 49,99 dollar AS (Rp 889.800).

PlayStation Plus Extra: Tarif merangkak naik ke posisi 43,99 dollar AS (sekitar Rp 783.000) dari harga semula 39,99 dollar AS (Rp 711.800).