Home News Macet hingga 18 Km di Jalur Puncak, Ini Langkah Aparat Kepolisian
News

Macet hingga 18 Km di Jalur Puncak, Ini Langkah Aparat Kepolisian

Bagikan
3 Titik Kemacetan di Jalur Puncak Bogor
3 Titik Kemacetan di Jalur Puncak Bogor
Bagikan

finnews.id – Polres Cianjur, Jawa Barat, mulai mengarahkan pemudik ke jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi untuk menghindari kemacetan parah di jalur Puncak–Cianjur yang diprediksi semakin padat pada H+4 Lebaran.

Langkah ini diambil setelah puncak arus balik terjadi pada H+3, di mana volume kendaraan meningkat drastis sejak pagi hingga malam hari.

Jalur Puncak Ditutup Sementara, Antrean Mengular Hingga 18 Km

Kepala Satlantas Polres Cianjur, Ajun Komisaris Polisi Aang Andi Suhandi, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai rekayasa lalu lintas, termasuk penutupan jalur menuju Puncak dari arah Cianjur.

Keputusan ini diambil karena antrean kendaraan menuju arah Puncak–Bogor sempat mencapai panjang hingga 18 kilometer, dengan laju kendaraan yang tersendat bahkan berhenti selama beberapa menit.

“Pengalihan arus dilakukan untuk mencegah kemacetan total, terutama bagi pemudik dengan tujuan Jabodetabek dan Banten,” ujarnya.

Pemudik Dialihkan ke Jalur Alternatif Jonggol dan Sukabumi

Untuk mengurai kepadatan, petugas mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif melalui Jonggol dan Sukabumi. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban di jalur utama Puncak yang kerap menjadi titik kemacetan saat arus balik.

Petugas di sejumlah pos pengamanan, termasuk di kawasan Haurwangi (perbatasan Cianjur–Bandung Barat), aktif mengarahkan pengendara agar tidak terjebak antrean panjang.

Selain itu, tim pengurai kemacetan juga disiagakan di berbagai titik rawan untuk memastikan arus lalu lintas tetap bergerak.

Puncak Diprediksi Masih Padat pada H+4 Lebaran

Polisi memperkirakan volume kendaraan di jalur Puncak masih tinggi pada H+4 Lebaran. Hal ini disebabkan oleh kombinasi kendaraan pemudik dan wisatawan yang menuju berbagai destinasi di kawasan Puncak.

Karena itu, pengendara diimbau untuk menghindari jalur Puncak–Cianjur dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional

Pihak kepolisian menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan terus diberlakukan secara situasional, tergantung kondisi di lapangan.

Jika antrean kendaraan kembali mencapai lebih dari 5 kilometer, maka sejumlah langkah akan diterapkan, seperti:

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Alasan Prabowo kunjungan luar negeri
News

Presiden Prabowo Ungkap Alasan Sering ke Luar Negeri: Demi Lapangan Kerja dan Ekonomi

Finnews.id – Presiden Prabowo Subianto memberikan penjelasan mengenai intensitas kunjungan kerjanya ke...

News

Trik KAI Daop 8 Surabaya Atasi Lonjakan Penumpang

finnews.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya...

News

Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H: Polda Metro Jaya Kerahkan 1.810 Personel Amankan Jakarta

finnews.id – Menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah,...

News

Kapan Idulfitri 2026 Dirayakan? Cek Link Livestreaming Sidang Isbat di sini!

finnews.id – Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar sidang isbat untuk menentukan 1...