Home Ekonomi Sistem Online Coretax ‘REWEL’, Wajib Pajak Pusing, Begini Respons Purbaya
Ekonomi

Sistem Online Coretax ‘REWEL’, Wajib Pajak Pusing, Begini Respons Purbaya

Bagikan
Sistem Online Coretax Rewel, Wajib Pajak Pusing
Sistem Online Coretax Rewel, Wajib Pajak Pusing
Bagikan

Finnews.id – Sistem Coretax yang digadang-gadang sebagai solusi modernisasi sistem perpajakan di Indonesia ternyata masih menyisakan sejumlah masalah. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sistem ini belum berfungsi optimal.

Masih terdapat kendala yang membuat sebagian wajib pajak (WP) kesulitan mengaksesnya. Purbaya mengungkapkan dirinya menerima banyak keluhan dari WP yang kesulitan masuk ke dalam sistem Coretax.

“Jadi kemungkinan besar ya prosedurnya agak complicated, atau ada kurang apa, emailnya gantinya rumit. Nanti saya akan cek lagi ke orang pajak,” ujar Purbaya pada Rabu, 31 Desember 2025.

Menurut Menkeu, kendala utama Coretax terletak pada kerumitan tahapan administrasi, termasuk proses pendaftaran dan penggunaan email yang dinilai membingungkan.

Hal ini membuat WP, terutama yang kurang familiar dengan teknologi, merasa kesulitan untuk mengaktifkan akun mereka.

Mayoritas WP Orang Pribadi

Menanggapi keluhan tersebut, Menkeu Purbaya meminta Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk meningkatkan pendampingan kepada WP.

Selain itu, menyiapkan petunjuk teknis yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Ia mencontohkan, penggunaan Coretax di kantor pelayanan pajak (KPP) relatif berjalan lebih lancar. Karena WP mendapat bantuan langsung dari petugas.

Purbaya menyampaikan Coretax sudah tidak lagi berada di bawah pengelolaan konsorsium LG CNS-Qualysoft.

Fokus utama saat ini adalah optimalisasi dan penyempurnaan sistem yang telah diserahkan kepada pemerintah.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Rosmauli menyampaikan hingga 31 Desember 2025 pukul 16.20 WIB, jumlah akun WP yang telah diaktivasi dalam sistem Coretax mencapai 11.034.775 akun.

Mayoritas merupakan WP orang pribadi. Disusul WP badan dan instansi pemerintah.

 

Bagikan
Artikel Terkait
PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

finnews.id – Kabar gembira buat kamu yang sedang memantau ekonomi nasional! Sektor...

Bank Indonesia catat kinerja dunia usaha Triwulan I 2026 tetap tangguh! SBT tembus 10,11%, sektor pertanian & tambang siap melesat di triwulan depan.
Ekonomi

Jangan Sampai Ketinggalan! Dunia Usaha RI 2026 Masih On Track, Sektor-Sektor Ini Bakal Cuan Gede?

finnews.id – Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tajinya di awal tahun ini! Bank...

Ekonomi

Katalog Promo Superindo Hari Ini 17 April 2026: Diskon Bahan Segar, Pas untuk Stok Dapur

finnews.id – Jaringan swalayan Superindo kembali memanjakan para pelanggan setianya dengan menggelar...

Ekonomi

Okupansi Hotel Turun Hingga 30%, Pengusaha Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan Efisiensi Anggaran

finnews.id – Industri perhotelan nasional tengah menghadapi tekanan serius. Indonesian Hotel General Manager...