Home Market Saham dan Mata Uang Asia Menggila! Kospi-Taiwan Cetak Rekor, IHSG Ikut Terbang
Market

Saham dan Mata Uang Asia Menggila! Kospi-Taiwan Cetak Rekor, IHSG Ikut Terbang

Bagikan
Saham dan mata uang Asia kompak menguat. Kospi dan Taiex cetak rekor baru, sementara IHSG ikut terbang 0,8%.
Ilustrasi
Bagikan

finnews.id – Pasar keuangan emerging market Asia kembali berpesta pada perdagangan Kamis (7/5/2026). Nilai tukar mata uang dan indeks saham di kawasan melanjutkan penguatan setelah pelaku pasar mulai optimistis perang Iran mendekati akhir.

Sentimen positif tersebut langsung mendorong investor masuk ke aset berisiko. Bursa saham Korea Selatan dan Taiwan bahkan mencetak rekor tertinggi baru, sementara IHSG Indonesia ikut menguat di tengah reli pasar Asia.

Prediksi Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait peluang berakhirnya perang Iran dalam waktu dekat menjadi pemicu utama lonjakan optimisme pasar global.

Kospi dan Taiex Pecah Rekor Baru

Indeks Kospi Korea Selatan dan Taiex Taiwan menjadi bintang utama dalam reli pasar Asia kali ini. Kedua indeks tersebut ditutup di level tertinggi sepanjang masa setelah kekhawatiran geopolitik mulai mereda.

Reli saham sektor chip menjadi motor penggerak utama. Kenaikan saham teknologi membuat kapitalisasi pasar Samsung Electronics semakin kokoh di atas level USD1 triliun setelah berhasil menembus angka tersebut pada perdagangan sebelumnya.

Kondisi ini memperlihatkan investor kembali agresif memburu saham teknologi dan AI setelah tekanan geopolitik mulai mereda.

IHSG Menguat, Bursa Asia Tenggara Ikut Hijau

Tidak hanya Korea Selatan dan Taiwan, pasar saham Asia Tenggara juga bergerak positif hingga menjelang penutupan perdagangan.

Berdasarkan laporan Reuters hingga pukul 16.00 WIB, indeks PSEI Filipina memimpin penguatan di kawasan Asia Tenggara setelah naik 1,1%.

Sementara itu, IHSG Indonesia ikut menguat 0,8%, menandakan sentimen risk on mulai kembali masuk ke pasar domestik.

Pasar menilai potensi meredanya konflik Timur Tengah dapat mengurangi tekanan terhadap ekonomi global, terutama bagi negara-negara pengimpor minyak.

Trump Bikin Pasar Optimistis

Optimisme pasar meningkat setelah Presiden AS Donald Trump memperkirakan perang akan segera berakhir.

Teheran disebut sedang mempertimbangkan proposal perdamaian dari Amerika Serikat yang diyakini dapat mengakhiri konflik secara resmi.

Bagikan
Written by
Sigit Nugroho

Sigit Nugroho adalah Jurnalis ekonomi bisnis yang sudah malang melintang di berbagai platform media, mulai dari TV, koran, majalah hingga media siber. Saat ini merupakan pemimpin redaksi di jaringan FIN Media Group

Artikel Terkait
SPBU Shell
Market

Harga Terbaru Solar di SPBU Shell

finnews.id – Kabar terbaru bagi pengguna kendaraan diesel, Shell Indonesia akhirnya kembali...

Market

KAI Logistik Siapkan Lonjakan Kapasitas KA Ronggowarsito, Distribusi Barang Jakarta-Semarang Makin Efisien

finnews.id – Anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), yakni KAI Logistik,...

Market

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp65.350, Cek Komoditas Lainnya

finnews.id – Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh...

Hyundai EO
Market

Kinerja Hyundai Q1 2026 Pecah Rekor, Pendapatan Tertinggi Didukung Lonjakan Mobil Hybrid

finnews.id – Raksasa otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor Company, mencatatkan kinerja...