Peso Filipina dan baht Thailand memang menguat masing-masing 0,5% dan 0,19%. Namun sepanjang tahun ini, kedua mata uang tersebut masih melemah terhadap dolar AS.
Lonjakan harga minyak mendorong inflasi di Filipina dan Thailand mencapai level tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Tekanan biaya impor energi juga mulai berdampak pada pertumbuhan ekonomi kawasan.
Data terbaru menunjukkan ekonomi Filipina hanya tumbuh 2,8% pada kuartal pertama, lebih rendah dibanding perkiraan analis sebesar 3,5%.
Kondisi itu menjadi sinyal bahwa tekanan harga energi global masih menjadi tantangan serius bagi emerging market Asia. (*)
- analisis bursa saham Asia terbaru
- dampak perdamaian Iran terhadap pasar Asia
- Donald Trump
- emerging market Asia
- harga minyak dunia
- Headline
- IHSG hari ini
- IHSG naik karena sentimen global
- Kospi Korea Selatan
- mata uang asia
- mata uang Asia menguat terhadap dolar AS
- pengaruh harga minyak terhadap pasar Asia
- penyebab Kospi dan Taiex cetak rekor tertinggi
- perang iran
- reli saham chip Korea Selatan
- saham Asia menguat
- saham emerging market Asia menguat hari ini
- Samsung Electronics
- Taiex Taiwan