Meski demikian, masih ada beberapa persoalan penting yang belum selesai, termasuk tuntutan Washington agar Iran menghentikan program nuklir dan membuka kembali Selat Hormuz.
Pasar tetap mencermati perkembangan tersebut karena Selat Hormuz menjadi jalur vital perdagangan energi dunia.
Harga Minyak Mulai Turun Tajam
Di tengah optimisme pasar, harga minyak dunia justru berbalik turun tajam pada Kamis pagi sekitar pukul 07.23 GMT.
Penurunan harga minyak memberi angin segar bagi negara-negara Asia yang selama ini terbebani kenaikan biaya impor energi.
Sentimen tersebut membuat indeks saham emerging market Asia versi MSCI melonjak 1,6% dan mendekati rekor tertinggi sepanjang masa yang sempat tercapai pada sesi sebelumnya.
Bank Sentral Malaysia Tahan Suku Bunga
Dari Malaysia, indeks KLSE mempertahankan kenaikan 0,4% setelah Bank Negara Malaysia memutuskan menahan suku bunga acuan di level 2,75%.
Keputusan itu sesuai ekspektasi seluruh 28 ekonom dalam survei Reuters.
Namun, bank sentral Malaysia tetap memperingatkan adanya risiko ketidakpastian akibat konflik geopolitik global.
Ekonom senior ASEAN OCBC Bank, Lavanya Venkateswaran, menilai Bank Negara Malaysia saat ini lebih khawatir terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi dibanding tekanan inflasi.
“Secara umum, kami melihat BNM terdengar sedikit lebih khawatir terhadap pertumbuhan dibanding inflasi,” ujar Lavanya.
Won Korea dan Dolar Taiwan Perkasa
Mata uang Asia juga ikut menguat seiring meredanya ketegangan global.
Won Korea Selatan menguat ke level 1.449,1 per dolar AS dan mencatat penguatan empat sesi berturut-turut.
Dolar Taiwan naik 0,5% ke level 31,338, yang menjadi posisi tertinggi sejak awal Maret.
Dolar Singapura ikut naik 0,2% dan tercatat sudah melonjak 1,6% sepanjang tahun ini.
Strategist FX senior Maybank, Fiona Lim, mengatakan pemulihan mata uang Asia dipimpin won Korea Selatan yang sebelumnya mendapat dorongan dari reli sektor AI.
“Meski ada optimisme cukup besar terkait kemungkinan penyelesaian konflik AS-Iran, pasar masih belum sepenuhnya tenang terhadap skenario tersebut,” kata Fiona seperti dikutip Reuters.
Inflasi dan Harga Minyak Masih Jadi Ancaman
Meski pasar sedang optimistis, investor tetap mencermati risiko inflasi akibat lonjakan harga energi dalam beberapa waktu terakhir.
- analisis bursa saham Asia terbaru
- dampak perdamaian Iran terhadap pasar Asia
- Donald Trump
- emerging market Asia
- harga minyak dunia
- Headline
- IHSG hari ini
- IHSG naik karena sentimen global
- Kospi Korea Selatan
- mata uang asia
- mata uang Asia menguat terhadap dolar AS
- pengaruh harga minyak terhadap pasar Asia
- penyebab Kospi dan Taiex cetak rekor tertinggi
- perang iran
- reli saham chip Korea Selatan
- saham Asia menguat
- saham emerging market Asia menguat hari ini
- Samsung Electronics
- Taiex Taiwan